Pramuka Karanganyar Kampanye Anti Plastik

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kampanye antiplastik disampaikan melalui fragmen tari oleh anggota Pramuka kwartir cabang Karanganyar. Melalui atraksi seni, mereka mengajak masyarakat mengurangi pemakaian benda berbahan plastik. 

Saat digelar upacara HUT ke-58 Pramuka di halaman Kantor Bupati Karanganyar, belum lama ink, para penampil mengenakan kostum yang terbuat dari sampah plastik. Tariannya juga mendeskripsikan bencana akibat timbunan sampah plastik yang tidak terurai. Penari mengenakan aksesori seperti sapu lidi dan keranjang sampah. 

Ketua Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan, sampah plastik menjadi salah satu masalah yang jadi perhatian Pramuka, karena dampaknya bisa merusak lingkungan jika tidak tertangani dengan baik.
"

Sampah plastik kan tidak bisa membusuk karena tidak terurai. Jika jumlahnya terus bertambah, tanpa tertangani, akan mengerikan bagi kehidupan mendatang," katanya.

Karena itu, lewat Pramuka, digencarkan pemahaman pada generasi muda untuk tidak terlalu banyak menggunakan kemasan-kemasan maupun wadah berbahan plastik, terutama yang hanya sekali pakai langsung buang.

"Duta-duta Pramuka yang ada di Karanganyar, pembina maupun kader-kader Pramuka, semuanya membantu menyosialisasikannya. Dilakukan intensif, agar mengena," tandasnya.

Harapan besar dari gerakan tersebut, menurut Kurniadi, Indonesia tidak lagi menjadi negara kedua penghasil sampah plastik terbesar di dunia.

"Selain itu, masyarakat juga bisa lebih bijaksana dalam pemakaian barang berbahan plastik. Tidak sekali pakai langsung buang, tapi pemakaian jangka panjang. Sehingga sampah plastik tidak terus bertambah," imbuhnya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI