Pramusaji Tewas Tercebur Septictank

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Seorang pegawai warung makan kios 'Bu Nardi' Terminal Tawangmangu, Suwarni (55) tewas di lubang pembuangan limbah (septictank) tempat kerjanya, Senin (26/03/2018) pukul 07.00 WIB. Ia tercebur ke lubang itu setelah lantai tempatnya berpijak ambrol.

"Korban terjebak di lumpur limbah. Enggak bisa bernapas. Selama beberapa waktu di sana, baru bisa ditolong. Sebenarnya tidak mengalami luka, tapi mungkin karena tenggelam di kedalaman lubang 2,5 meter itu, sulit bernapas. Tidak tertolong. Menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan," kata Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto.

Korban merupakan warga Nglebak RT.03/RW.02 Desa Nglebak, Tawangmangu. Suwarni yang akrab disapa Kenul ini dalam perjalanan kembali ke dapur usai mengantarkan minuman ke pembeli. Tak tahunya, lantai keramik pijakannya ambrol. Tepat dibawahnya bekas septic tank yang hanya ditutup papan bercor semen tipis kemudian dilapis keramik.

Diduga papan cor tersebut usia dan getaran bus keluar masuk terminal sehingga membuatnya rapuh. Begitu mengetahui pegawainya celaka, pemilik warung, Suparni (69) berteriak meminta tolong.

Meski sudah bersama warga lainnya, Tri Susilo (44) namun keduanya tak mampu mengeluarkan sendiri korban dari lubang berukuran 1 meter persegi itu. "Korban dikeluarkan dari sana berkat bantuan sukarelawan. Tubuhnya penuh lumpur dan tak bergerak," katanya.

Usai dinyatakan meninggal dunia, aparat memintakan visum et repertum ke dokter puskesmas. Jenazah korban dikembalikan ke keluarganya. Kapolres mengatakan kematiannya akibat kecelakaan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI