Profesi Pengacara di Solo Raya Semakin Diminati

SOLO, KRJOGJA.com -Profesi advocat alias pengacara di Solo Raya semakin diminati. Setidaknya dari tahun ke tahun lulusan Fakultas Hukum di perguruan tinggi di Solo dan sekitarnya banyak yang mendaftar sebagai advocat dan serius mengikuti ujian profesi advocat yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Solo. “Awalnya pengacara senior di Solo sempat khawatir ada serbuan dari lawyer asing di era digital 4.0.ini. Tapi kekhawatiran itu tidak terjadi bahkan jumlah perkara terus meningkat dan pengacara yang punya kantor di Solo tapi pasang nomor telepon atau buat web di internet malah kaget karena banyak orderan permintaan bantuan pendampingan lawyer dari kota-kota lain baik dari Indonesia dan luar negeri,”ujar Ketua DPC Peradi Kota Solo, Badrus Zaman SH MH di sela-sela berlangsungnya ujian profesi advocat Indonesia di Aula Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu (22/2/2020).
Ketua DPC Peradi Kota Solo, Badrus Zaman SH MH didampingi Pengamat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Sukarmin SH mengatakan peserta ujian profesi advocat di Solo sebanyak 98 orang, sedang di Indonesia digelar secara serentak di 37 kota seluruh Indonesia tercatat sebanyak 4.844 peserta.

“Jumlah calon advocat di Solo terus meningkat selain dari rekruitmen peserta ujian profesi advocat juga dari Pendidikan Khusus Profesi Advocat (PKPA) . Dan jumlah advocat muda itu juga relevan dengan trend atau kecenderungan naiknya jumlah perkara yang membutuhkan pendampingan dari seorang advocat,”papar Badrus Zaman.

Sementara Pengamat Dewan
Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Sukarmin SH mengatakan untuk menjadi seorang advocat berdasarkan pasal 3 ayat 1 huruf f Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advocat harus terlebih dulu lulus ujian profesi advocat yang diselenggarakan oleh organisasi advocat. Dengan demikian Peradi selaku organisasi advocat berkewajiban menyelenggarakan ujian profesi advocat.

Lulus ujian adalah salah satu syarat untuk dapat diangkat menjadi advocat oleh Peradi dan kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat
“Selanjutnya bagi peserta yang dinyatakan lulus ujian diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan Undang-Undang Advocat untuk ditindak lanjuti oleh Peradi,” pungkas Pengamat DPN Peradi Sukarmin SH. (Hwa).

BERITA TERKAIT