Prosesi Jumenengan Sisa -Sisa Laskar Pajang

SOLO, KRJOGJA.com – Sempat vacum beberapa kali, prosesi jumenengan (peringatan ulang tahun seorang raja.Red) di Kraton Kasultanan Pajang bakal digelar di situs bekas Kraton Pajang yag terletak di kawasan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo pada hari Sabtu (02/03/2018). 

Prosesi jumenengan Sultan Pajang yang kini diampu oleh Suradi Joyonagoro itu bakal meniru saat Sultan Hadiwijaya bertahta dengan ditarikan Bedhaya Pancer Pajang dan Bedhaya Surya Jiwa.

Sultan Pajang Suradi Joyonagoro, Jumat (2/3/2018) mengakui ribuan keturunan Sultan Pajang yang dikenal dengan sebutan sisa-sisa laskar Pajang sebenarnya masih eksis dalam melestarikan budaya kerajaan Islam seperti Kasultanan Demak yang merupakan cikal bakal Kesultanan Pajang. 

Di situs bekas Kraton Pajang yang luasnya sekitar 4.000 meter persegi tidak hanya terdapat sejumlah bangunan seperti pendapa bekas kraton Pajang, museum serta gedhong pusaka, kayu sempalan gethek (perahu) yang pernah dinaiki Joko Tingkir dan tonggak kayu Donoloyo bekas peninggalan semasa Sultan Hadiwidjaya bertahta. 

"Sejumlah bangunan bekas kraton Pajang itu merupakan warisan budaya benda (tangible cultural heritage). Selain itu terdapat warisan adat istiadat termasuk tarian pusaka dan prosesi adat jumenengan (intangible cultural heritage)  yang mendapat perlindungan sebagai cagar budaya," papar Sultan Pajang Suradi Joyonagoro yang mengaku sebagai pewaris tahta Kraton Pajang dari generasi ke lima dari Sultan Pajang terakhir yang jumeneng yakni Pangeran Benawa.

Dipaparkan oleh Suradi , prosesi jumenengan Sultan Pajang ke sembilan itu dimaksudkan untuk nguri-nguri budaya leluhur serta mengumpulkan balung pinisah warga atau kerabat kesultanan Pajang yang berdomisili baik di Indonesia maupun luar negeri. 

"Warga Kesultanan Pajang yang tergabung dalam Yayasan Kesultanan Pajang cabang Malaysia bakal hadir, demikian pula raja-raja yang tergabung dalam Asosiasi Raja-Raja Nusantara telah menyatakan kesediaannya untuk ikut bersilaturahmi pada prosesi jumenengan Sultan Pajang,"paparnya. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI