Proyek Jembatan Gambiran Molor

SRAGEN, KRJOGJA.com – Proyek perbaikan Jembatan Gambiran, Sine, Sragen, diperkirakan molor dan tidak bisa mengejar H-7 Lebaran. Proyek senilai Rp 2,495 miliar dengan konstruksi pekerjaan separuh jembatan ini paling cepat selesai pada H-3 Lebaran mendatang.

Hal ini diketahui saat rombongan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sragen melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek jembatan tersebut, Selasa (22/05/2018). "Kalau melihat progres pekerjaan sejauh ini, kami perkirakan paling cepat jembatan ini baru bisa dibuka pada H-3 Lebaran," ujar juru bicara FPG DPRD Sragen, Muh Haris Effendi.

Menurut Haris, pengecoran jembatan baru dilakukan pada Senin (21/5) sehingga sesuai perhitungan, jembatan paling cepat bisa dilalui pada H-3 Lebaran. "Idealnya, konstruksi cor jalan baru kering dan bisa dilalui setelah 28 hari. Tapi bisa ditoleransi menjadi 21 hari. Makanya proyek ini jelas molor," ujarnya.

Molornya proyek ini, jelas Haris, tidak sesuai dengan komitmen Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang berjanji akan menyelesaikan proyek Jembatan Gambiran tepat waktu. "Tentu nanti DPUPR akan kami panggil untuk permintaan keterangan. Apapun anggaran untuk pembangunan jembatan ini tidak sedikit," tandasnya.
   
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sragen, Marija, mengaku tetap otimistis bisa menyelesaikan proyek H-7 Lebaran. Rekanan bersedia menambahkan formula pengeras cor jalan, sehingga proses pengeringan cor menjadi lebih cepat. (Sam)

BERITA REKOMENDASI