Proyek PJU Rp 14,5 M Diduga Ada Penyimpangan

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Proyek penerangan jalan umum (PJU) bantuan Pemprov Jawa Tengah tahun 2017 di Kabupaten Wonogiri ditemukan menyimpang. Kasus ini diketahui menyusul temuan Ketua Tim Pengendalian Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Daerah (TP4D) Wonogiri bersama dinas terkait seperti DPU, Dishub dan konsultan proyek di lapangan yang digelar sejak beberapa hari terakhir.

Diakui Ketua TP4D Wongiri yang juga Kasi lnteljen Kejari Wongiri Triyanto SH MH, Rabu (27/9/2017), proyek PJU APBD Jateng di daerahnya tahun ini bakal menelan anggaran sekitar Rp 14,5 miliar yang berasal dari Banprov.
"Proyek tersebut untuk pengadaan sebanyak  346 titik PJU tersebar di 25 kecamatan Kabupaten Wonogiri, tapi yang kedapatan terjadi kesalahan yang di wilayah Kecamatan Wonogiri dan Eromoko," ungkap Ttiyanto kepada KRjogja.com di ruang kerjanya.

Menurut Kasi lnteljen Kejari Wongiri, kesalahan yang melibatkan Dishub Wonogiri selaku pelaksana program bersama konsultan pengawas proyek adalah ada dua masalah. "Yakni terkait lokasi pengecoran tiang penerangan yang terlalu mepet 1,5 meter dari bahu jalan juga besi kerangka yang digunakan tidak sesuai ketentuan," lanjut Ketua TP4D sembari menandaskan pihaknya sudah langsung memerintahkan pihak pelaksana untuk membongkar garapan yang menyalahi bestek itu.

Sesuai kewenangan kami, kata Triyanto, temuan serta peringatan adanya penyimpangan itu ternyata direspon positif pihak pelaksana. Soalnya, jika sejak awal proyek senilai Rp 14,5 M lebih ini tidak dikontrol diyakini akan lebih fatal lagi kesalahan yang dilakukan.

"Apakah kesalahan pemasagan PJU di Eronoko dan Wongiri yang kita temukan itu ada unsur sengaja atau tidak kami belum bisa menyimpulkan," tuturnya. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI