Proyek Saluran Air Jalan Lawu Berlanjut

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar melanjutkan proyek pembuatan gorong-gorong Jalan Lawu yang sempat berjeda setahun. Kali ini, APBD 2018 mengucurkan Rp 4 miliar.

 

"Pada penganggaran di tahun lalu, tidak cukup untuk membuat saluran drainase sepanjang Jalan Lawu. Hanya sepenggal saja. Nah, sisanya dikerjakan tahun ini," kata Kepala DPUPR Karanganyar, Edhy Sriyatno kepada KR, Rabu (24/10).

Pengerjaan dimulai awal pekan lalu dengan masa kontrak 150 hari kerja. Lokasinya di sisi utara Jalan Lawu yang dikerjakan PT Marta Mukti Pesu asal Ngawi, Jawa Timur. Perusahaan konstruksi ini memenangkan lelang dari 93 kontraktor yang mengikutinya.

"Time schedule tetap kami pantau. Sudah kami sampaikan soal jadwal dan perencanaan. Mereka pasti memperhitungkan. 150 hari kerja. Setahu saya sesuai jadwal itu jadi. Terserah mau lembur, nambah pekerja, nambah alat berat, atau bagaimana silakan," tutur dia.

Pembangunan gorong-gorong tersebut bertujuan mengurangi genangan dan banjir perkotaan, serta mengurangi faktor kerusakan jalan yang diakibatkannya.

"Saluran di bawah jalan diperlebar supaya air mengalir lancar ke sungai," katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membangun saluran air di Jalan Lawu tahun lalu. Pembangunan dimulai dari dekat Balaidesa Papahan hingga dekat warung kopi di Jalan Lawu. Sejak awal Edy menyampaikan pembangunan saluran air di Jalan Lawu dikerjakan secara bertahap.

Pembangunan saluran air di Jalan Lawu dilaksanakan setelah proyek peningkatan jalan protokol Kabupaten Karanganyar itu rampung. Pemkab mengerjakan proyek peningkatan Jalan Lawu pada Juli 2016. Nilai pagu proyek peningkatan Jalan Lawu Rp18,6 miliar. Guna mengawalinya, pemilik usaha terdampak proyek diminta kesabarannya karena pengerjaan mengganggu bisnisnya. Pengguna jalan juga diminta mengurangi kecepatan saat melaju di ruas tersebut. (Lim)

 

 

BERITA REKOMENDASI