PSBB Mulai Diterapkan, Dishub Sukoharjo Tunggu Kebijakan Pengaturan Kendaraan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menunggu hasil koordinasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait pengaturan lalu lintas kendaraan baik di wilayah perbatasan maupun tengah kota selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai instruksi pusat 11-25 Januari. Untuk sementara penutupan jalan belum dilakukan mengingat Pemkab Sukoharjo sudah menerapkan PSBB lebih awal pada Sabtu (9/1). Upaya pengaturan lalu lintas diperlukan untuk membatasi pergerakan pendatang masuk ke Sukoharjo sekaligus antisipasi kerumunan massa sebagai pencegahan penyebaran virus corona.

Plt Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Sabtu (9/1) mengatakan, Dishub Sukoharjo masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait pengaturan lalu lintas selama penerapan PSBB. Sebab disaat PSBB dimungkinkan dilakukan pembatasan ruang gerak kendaraan antar daerah. Penjagaan ketat akan dilakukan khususnya di wilayah perbatasan sebagai antisipasi masuknya pendatang. Namun demikian sampai sekarang belum diketahui kejelasannya.

Dalam penerapan PSBB dimungkinkan juga dilakukan penutupan jalan disejumlah pusat keramaian atau kerumunan massa. Kondisi sampai saat ini di Sukoharjo masih normal dan belum dilakukan pengaturan apalagi penutupan jalan.

Pemetaan Dishub Sukoharjo diketahui ada beberapa wilayah menjadi pusat keramaian seperti Alun Alun Satya Negara di Kecamatan Sukoharjo dan kawasan Solo Baru di Kecamatan Grogol. Dishub membutuhkan izin dari Pemkab Sukoharjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kebijakan tersebut.

“Kondisi lalu lintas masih normal di Sukoharjo dan kami masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait penerapan PSBB,” ujarnya.

Dishub Sukoharjo mendukung penuh penerapan PSBB sebagai upaya menekan angka kasus dan pencegahan penyebaran virus corona. Pemkab Sukoharjo mulai efektif menerapkan PSBB pada Sabtu (9/1) atau dua hari lebih awal dibandingkan instruksi pemerintah pusat 11-25 Januari. Pada hari pertama penerapan PSBB aktivitas masyarakat mendapat pengawasan ketat dari petugas. Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan dan membantu program pemerintah.

BERITA REKOMENDASI