PTM Belum Siap Keseluruhan, Kurikulum Darurat Dilepas Pelan-pelan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar diminta mempertahankan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) meski Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berlaku penuh. Kembali ke kurikulum reguler juga jangan mutlak.

Anggota Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani menengarai masih ada orangtua belum mengizinkan buah hatinya menjalani PTM. Dalam hal ini, pihak sekolah perlu memberikan solusi terbaik.

“PTM 100 persen sudah berlaku di SMP sejak awal semester genap. Mekanisme izin orangtua tak boleh ditawar. Sehingga sekolah perlu memberikan jaminan dan kepastian bagi orangtua. Sebab pandemi belum berakhir. Namun jika orangtua menghendaki anaknya belajar di rumah, sekolah juga wajib memfasilitasi,” katanya, Rabu (5/1/2021).

Muryani mengatakan orangtua berhak mengizinkan PTM maupun sebaliknya. Jika menginginkan anaknya belajar di rumah, sebaiknya sekolah tetap menyediakan sarana dan prasarananya.

“Belajar daring itu juga hak anak. Sekolah yang sudah pernah menyediakan sarana tersebut, jangan lantas menghentikannya. Tetap menyediakan materi daring. Khususnya bagi mereka yang memilih PJJ dan BDR (belajar dari rumah),” katanya.

PTM

BERITA REKOMENDASI