PTM Segera Dimulai, Siswa Masuk 3 Kali Seminggu

Editor: Ary B Prass

SRAGEN, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah akan dibuka mulai pekan depan. Meski bersifat simulasi, dinas memberikan keleluasaan bagi sekolah yang sudah siap, bisa menggelar PTM.
Namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sekolah sesuai surat kesepakatan bersama (SKB) 4 menteri tentang PTM di masa pandemi. Di antaranya pembatasan jumlah murid yang masuk per rombongan belajar (rombel), persyaratan sarpras prokes hingga kesediaan Satgas di sekolah. “Nanti siswa masuk satu minggu maksimal 3 hari. Karena memang ada pembatasan jumlah siswa per rombel sehingga masuknya digilir,” ujar Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi, Rabu (1/9/2021).
Menurut Suwardi, ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah. Salah satu persyaratan yang utama adalah izin orang tua. Kemudian ada kelengkapan prokes di sekolah, tersedia satgas dan lainnya. Jika orang tua tidak mengizinkan, siswa nantinya tetap dilayani pembelajarannya lewat daring.
“Teknisnya nanti tetap menerapkan jaga jarak. Seperti kemarin yang udah berjalan baik itu. Kemudian nanti maksimal dibatasi untuk TK dan PAUD hanya 5 anak yang masuk di kelas. Kemudian SD maksimal per rombel 15 siswa dan SMP 16 siswa. Dengan begitu otomatis rombel normal akan dimasukkan dua tahap sehingga anak hanya masuk 3 hari seminggu,” jelasnya.
Guna memastikan kesiapan, semua sekolah akan dilakukan pengecekan dalam pekan ini. Jika dirasa sudah memenuhi syarat, maka sekolah dibolehkan menggelar tatap muka. Yang terpenting, ia meminta sekolah benar-benar menerapkan aturan seperti yang digariskan kementerian kesehatan maupun dari SKB 4 menteri terkait PTM. (Sam)

BERITA REKOMENDASI