Puluhan Nakes Sempat Terpapar Covid, Pelayanan RSUD Berangsur Normal

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN, KRJOGJA.com – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soehadi Prijonegoro Sragen memastikan pelayanan kesehatan sudah kembali berjalan normal. Bangsal Wijayakusuma dan Teratai yang sebelumnya digunakan untuk mengisolasi pegawai dan tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar covid-19, sudah dikembalikan fungsinya untuk pelayanan pasien.

Dirut RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Didik Haryanto, Kamis (17/6) mengatakan, saat ini sudah tidak ada pekerja RSUD Sragen, baik tenaga kesehatan maupun tenaga non kesehatan yang dirawat karena covid-19. Para pegawai yang sebelumnya terpapar covid-19 berangsur sembuh dan kini semuanya sudah dinyatakan normal kembali.

Selain itu, lebih dari 800 pegawai baik tenaga kesehatan maupun non kesehatan yang telah menjalani swab test, mayoritas juga dinyatakan sehat. “Semua poli sudah dibuka kembali dan kondisi RSUD Sragen dipastikan aman. Pelayanan berangsur normal meski dengan berbagai pembatasan. Jadi masyarakat tidak perlu takut berobat,” ujarnya.

Didik menguraikan, meski berangsur normal tapi kunjungan pasien belum pulih secara normal seperti sebelum Covid-19. Ia mengakui ada penurunan jumlah pasien yang berobat selama covid-19 melanda.
“Kemarin tercatat sekitar 200-300 rata-rata pasien selama Covid-19. Biasanya sebelum covid, pasien yang berobat lebih dari 600 pasien,” terangnya.

Penurunan itu tak lepas dari kebijakan pembatasan jumlah pasien selama Covid-19. Dalam satu poli, batasan pasien perhari hanya antara 20-30 orang saja. Langkah itu dilakukan sebagai upaya memproteksi tenaga medis agar tak sampai kelelahan dalam memberi pelayanan serta menghindari kerumunan antrian.
“Kalau tidak kelelahan potensi untuk tertular juga kecil,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI