Puspo Wardoyo Peringkat Teratas Polling Pilwakot Solo

SOLO, KRJOGJA.com – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta akan digelar pada Rabu (23/9/2020) mendatang. Sejumlah tokoh mulai digadang-gadang menjadi calon Wali Kota maupun Wawali Surakarta periode lima tahun mendatang.

Jajak pendapat atau polling untuk mengetahui besaran dukungan warga Surakarta terhadap calon pemimpinnya juga mulai digelar. Seperti polling yang digelar oleh lembaga riset yang menamakan dirinya Masyarakat Peduli Solo Sejahtera ( MPSS) setidaknya menawarkan ada tujuh kandidat calon walikota ( Cawalkot) Surakarta. 

BACA JUGA :

Henry Indraguna Ambil Formulir di KPU, Gandeng Gibran Rakabuming?

Reuni di D Best Tak Terkait Pilkada Solo

Diantaranya Gibran Rakabuming Raka (dari kalangan pebisnis owner Chili Pari dan Markobar), Puspo Wardoyo (pebisnis kuliner, pemilik ratusan gerai ayam bakar Wong Solo, Achmad Purnomo (politisi, petahana Wakil Walikota Solo ), Farid Sunarto Direktur CV Salsa Sentra Subur (S-3), Gunawan Setiawan (owner batik Gunawan), Bambang Nugroho (ketua DPD KNPI Solo) serta Bagyo Wahyono (desainer pakaian).

Dalam hitung polling kemarin Achmad Poernomo mendapat suara 2 %, sedang Farid Sunarto memperoleh angka dukungan 35 %, sedang Gunawan Setiawan memperoleh 2 %, sedang putra sulung presiden Jokowi, Gibran memperoleh 3 %. Sementara Bambang Nugroho yang akrab disapa Bambang Gage mendapat dukungan suara 1 %, sedang Bagyo Wahyono masih belum mendapat dukungan alias 0 %.

Sementara dukungan suara tertinggi yakni 58 persen diraih oleh putra asli Kalurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo yakni Puspo Wardoyo.
Polling berlaku 14 Oktober 2019 hingga 28 Oktober 2019. Responden berkisar 50.000 orang.

Puspo Wardoyo kepada wartawan , Selasa (15/10/2019) terkait mendapat peringkat pertama dalam polling walikota Solo versi MPSS mengatakan pihaknya masih menunggu hasil final hitung polling. 

"Termasuk apakah menggunakan kendaraan partai politik atau melalui jalur independen masih terus dikaji mendalam. Hal itu juga termasuk menentukan calon Wawali Solo pendampingnya masih digodog tim saya," ujar Puspo kepada wartawan.

Puspo menegaskan dalam kontestasi Pilwalkot Solo dirinya bertujuan
menyejahterakan warganya. "Figur Walikota / Wawali Solo yang terpilih nanti bukan menjadikan jabatan sebagai penghidupan, tapi sebagai pengabdian ," pungkas Puspo Wardoyo. (Hwa).

 

 

BERITA REKOMENDASI