Rapid Tes Mandiri Turun Harga, Hitungan BLUD RSUD Karanganyar Belum Impas

Surat sehat ini umumnya dibutuhkan sebagai syarat bepergian dalam rangka kedinasan atau masuk kerja perantau setelah pulang kampung di masa pandemi. Ia menampik ada korelasi antara kenaikan permohonan rapid tes dengan penurunan harganya. “Tiap hari rata-rata pemohon 10 orang. Kalau tidak butuh surat sehat, tentu tidak memintanya. Ini enggak ada hubungannya dengan tarif harga turun. Itu kebutuhan personal,” katanya.

Ia mengatakan perihal penurunan harga sesuai instruksi Kementrian Kesehatan cukup menyulitkan RSUD selaku BLUD. Sebab tidak ada skema pasti menyubsidinya.

“Ya, kalau secara pola tarif dengan real cost masih rugi. Karena sarana prasarana dan jasa pelayanan kan belum terakomodir,” jelasnya.

Dengan Rp 150 ribu per layanan, idealnya hanya untuk menebus alat rapid saja. Sedangkan sarana prasarana dan jasa pelayanan terpaksa ditanggung RSUD. (Lim)

BERITA REKOMENDASI