Rapid Test Sasar Forkopimda Sukoharjo

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo kembali gelar rapid test virus corona lanjutan. Sasaran kali ini dilakukan terhadap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD dan juga pejabat dilingkungan Pemkab Sukoharjo hingga camat. Kegiatan dimaksudkan untuk mengetahui kondisi kesehatan para pimpinan daerah dan pejabat terkait penyebaran virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (17/6) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo masih terus melakukan kegiatan rapid test terkait penyebaran virus corona. Rapid test sebelumnya dilakukan dengan sasaran masyarakat umum dan pedagang pasar tradisional, maka kali ini menyasar Forkopimda, anggota DPRD dan juga pejabat dilingkungan Pemkab Sukoharjo hingga camat.

Total ada sebanyak 185 orang ikut dalam rapid test tersebut. Tempat kegiatan dilakukan di lobi kantor bupati dan lantai 10 Gedung Menara Wijaya Pemkab Sukoharjo.

Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo yang disiapkan melakukan rapid test dengan mengambil sampel darah vena. Cara tersebut sengaja dilakukan untuk mendapatkan hasil akurat dan tidak terjadi kesalahan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo berharap hasil akurat tersebut bisa dijadikan patokan petugas terkait penyebaran virus corona. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil rapid test dari sampel darah vena dikatakan Yunia membutuhkan waktu lebih lama.

Petugas setelah rapid test akan langsung melakukan tes swab begitu ada temuan hasil reaktif. Hal tersebut sebagai tindaklanjut untuk memastikan positif tidaknya virus corona pada para pejabat.

“Rapid test terhadap Forkopimda, anggota DPRD dan juga pejabat dilingkungan Pemkab Sukoharjo hingga camat sudah selesai dilakukan. Tinggal menunggu hasil saja. Apabila nanti ada yang reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan tes swab,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI