RAy Mega Arum Sapawi Pimpin Warga Gading Kidul Peringati 1 Sura

SOLO, KRJOGJA.com – Warga Gading Kidul , Serengan, Solo ikut menyemarakkan pergantian tahun berdasarkan kalender Sultan Agung Hanyokrokusumo dengan melakukan ruwatan terhadap kerbau bule Kyai Slamet serta prosesi tolak balak dengan menyebar udik-udik dan sesaji yang dipimpin oleh sesepuh warganya yakni RAy Mega Arum Dewi Sri Sapawi, Kamis (21/9).

Menurut RAy Dewi Sapawi telah mempersiapkan pergantian tahun Jawa dengan serius sesuai dengan adat Jawa. "Berbagai uba rampe seperti air dari laut dalam, air dari umbul tujuh lokasi serta sesaji lengkap seperti pisang raja, buah naga dan beton kluwih  telah disiapkan untuk dibagikan ke warga Gading Kidul dan sekitarnya,"paparnya.

Baca Juga :

2 Menteri dan Ketua MK Ikut Topo Mbisu Keliling Tembok Mangkunegaran

Warga Selo Mengarak Kepala Kerbau ke Puncak Merapi

Ray Dewi Sapawi menjelaskan hasil penerawangan  menjelang tahun baru Jawa masih belum menggembirakan, bahkan cenderung ruwet. "Tapi apa mau dikata wisik yang kami terima itu memang harus dilakoni terlebih dahulu agar bumi Indonesia terutama kawasan Surakarta bakal terang kembali,"ujar Ibu Dewi. 

Ditambahkan oleh Bu Dewi, demikian kerap dia dipanggil  tradisi malam 1 Suro difokuskan pada ketenangan hati, karena itu pada perayaan malam 1 Suro juga diikuti dengan pembacaan doa. Tanggal 1 Suro juga menjadi pengingat diri kedudukan manusia sebagai mahkluk lemah ciptaan Tuhan.(Hwa).

BERITA REKOMENDASI