Rekrut Lulusan Siap Kerja, Alfamart Teken Mou Dengan SMKN Jenawi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – SMKN Jenawi bersama Alfamart menjalin kerjasama pemenuhan tenaga kerja dari lulusan pendidikan kejuruan. Sejumlah perusahaan lain juga telah membidik perekrutan tenaga kerja dari sekolah ini.

Kepala SMKN Jenawi, Sri Eka Lelana mengatakan kerjasama itu berkaitan penjajakan ke para peserta didik dalam program praktik kerja industri atau magang, rekrutmen pegawai dan pojok bisnis mini retail di sekolah.

“Lulusan SMK harus siap dan mau bekerja, bilamana perlu kerja dulu baru kuliah. Kami menanamkan ke para siswa bahwa bekerja itu tidaklah mudah. Harus siap dan sanggup dengan semua tekanan, disiplin dan bertanggung jawab,” katanya usai penandatanganan MoU dengan Alfamart, Kamis (13/2).

Sebanyak 38 peserta didiknya dihadirkan untuk menyaksikan penandatanganan kerjasama sekaligus mendengarkan motivasi kerja dari para pakar. Mereka datang bersama orangtua masing-masing. Lebih lanjut Eka mengatakan sejumlah perusahaan industri manufaktur terkemuka telah menjajaki para peserta didiknya mencadi calon tenaga kerja. Seperti AHM, Permodalan Nasinal Mandiri, Alfamidi, dan Solo Techno Park.

“Kami berharap semakin banyak industri yang menjajaki perekrutan, sehingga siswa kelas XII sejumlah 280 siswa, sebelum lulus bisa mendapat pekerjaan semua,” katanya.

Dari perwakilan orang tua, Suwoto mengaku senang dengan penempatan kerja anaknya. Ia berharap putrinya bernama Navia Ade Sawitri berkesempatan mendulang pengalaman bekerja sekaligus berkesempatan mengenyam pendidikan perguruan tinggi.

Sementara itu perwakilan dari Alfamart, Risky mengatakan kerjasamanya untuk mempersiapkan lulusan SMK khususnya jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran dalam menghadapi dunia kerja, terutama dalam bidang ritel. Dirinya meneruskan komitmen pimpinan perusahaan dengan kepala dinas pendidikan Jawa Tengah. Ia mengatakan, kerjasama tersebut dinamakan program ‘Alfamart Class’, yakni bersama-sama mengembangkan pendidikan yang terintegrasi mulai dari sinkronisasi kurikulum.

Selain itu, kerjasama dilakukan dalam bentuk pelatihan guru-guru, hibah bisnis center serta praktek kerja sama di bidang industri ritel, sampai para siswa menyelesaikan pendidikan dan akan diterima menjadi karyawan. (Lim)

 

BERITA TERKAIT