Rektor UNS Soft Launching Gedung Javanologi UNS

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – Prof Dr Jamal Wiwoho berharap Javanologi menjadi tempat lahirnya kajian-kajian dan gagasan-gagasan yang inovatif dan produktif hasil karya dosen dan mahasiswa tentang pengembangan kebudayaan Jawa. Kita akan bangga, jika Javanologi mampu memberikan dukungan yang maksimal terhadap upaya mengaktulialisasikan nilai-nilai tradisi budaya nasional, khususnya budaya jawa.

Rektor UNS Prof Jamal menyampaikan itu pada soft launching gedung Javanologi UNS “Raden Ngabehi Ronggowarsito” dan orasi kebangsaan, Kamis (02/06). Mengaktulialisasikan nilai-nilai tradisi budaya nasional, khususnya budaya jawa merupakan bagian dari kearifan lokal untuk memantapkan jatidiri bangsa Indonesia.

Ide menggabungkan acara soft launching pembangunan Gedung Javanologi dengan orasi kebangsaan ini, semata-mata dimaksudkan untuk mengingatkan kita bahwa Pancasila juga merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa Indonesia, yang berintikan semangat gotong royong dan kebersamaan di atas keberagaman yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

UNS berdiri ditengah pusat pengembangan peradaban budaya jawa. Jadi sudah selayaknya memiliki sebuah pusat kajian tradisi budaya jawa, sekaligus sebagai implementasi dari visi dan misi UNS yang berbasis nilai-nilai luhur budaya nasional. Gedung Javanologi berlantai 4, saat itu dimaksudkan antara lain sebagai salah satu alternatif tempat untuk menampung pengiriman naskah atau buku kuno kebudayaan jawa dari Museum Tropen Leiden di Balanda. Berbicara proses pembangunan Gedung Javanologi, harus diakui memerlukan perjuangan panjang yang tidak mudah dihadapi.

Pada tahun 2011, UNS berhasil mendirikan Pusat Studi Institut Javanologi yang berada dibawah koordinasi LPPM. 2 tahun setelah itu, tepatnya pada bulan Agutus 2013, dimulailah sebuah pekerjaan besar pembangunan gedung berlantai 4. Namun dalam proses pembangunan, ternyata mengalami berbagai kendala dan tantangan, bahkan pada tahun 2013 dan 2014 proyek pembangunan berhenti dikerjakan, dan masuk dalam kategori mangkrak atau Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP).

Berkat perjuangan dan usaha keras yang dilakukan Pimpinan UNS, akhirnya dengan mengandalkan anggaran PNBP UNS dan bantuan dari Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian PUPR, secara bertahap akhirnya bangunan Gedung Javanologi pada 2022 berhasil dirampungkan dengan baik. (Qom)

Soft launching gedung Javanologi oleh Prof Jamal didampingi pimpinan UNS

UNS

BERITA REKOMENDASI