Relawan GK Jokowi Soloraya Rapatkan Barisan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Seakan tak mau memberi peluang lawan politik beraksi di kampung halaman presiden Joko Widodo, relawan dan simpatisan Gerakan Kemajuan (GK) Jokowi Soloraya merapatkan barisan. 

Isu terkait #2019GantiPresiden menjadi topic bahasan dalam deklarasi yang menghadirkan para pendukung lintas parpol dan kelompok masyarakat itu.

"Bukan saatnya lagi, loe jual kita beli. Tapi, saatnya kita borong (lawan) dengan bukti keberhasilan pemerintah saat ini,” terang Ketua Umum GK Jokowi, Kelik Wirawan di hadapan ratusan relawan di Taman Sari Resto, Colomadu, Sabtu (1/9).

Dia meminta seluruh pendukung gerakannya responsif terhadap isu melemahkan Jokowi jelang Pilpres 2019. Perlawanan para relawan terhadap lawan politik Jokowi dapat berupa informasi keberhasilan pemerintah di berbagai bidang. Ia tak menampik muncul kontra yang beredar melalui media sosial.  "Jangan mau kalah. Selama ini kita diam saja. Tapi, sisa waktu tujuh bulan sebelum Pilpres ini, kita berupaya maksimal,” kata Kelik.

Gerakan Kemajuan Jokowi sengaja berdeklarasi di Soloraya yang merupakan kampung halaman presiden Jokowi, bukan tanpa alasan. Ia melihat upaya pelemahan mulai digencarkan lawan politik di eks-karisidenan Surakarta seperti Solo, Karanganyar, Boyolali, Sragen, Klaten, Sukoharjo dan Wonogiri. 

"Jangan merasa menang di Kota Solo, terus kita kendor. Padahal, kubu sebelah sedang semangat-semangatnya. Kita jangan mau kalah. Salurkan aspirasi kita semua untuk dukungan beliau,” kata Kelik.

Dia meyakinkannya bahwa Jokowi masih memiliki waktu untuk melanjutkan program Nawacitanya pada periode dua. Tak hanya itu, relawan GK Jokowi Solo Raya juga diharapkan untuk aktif di lingkungan tempat mereka tinggal. Mereka juga diminta untuk mengajak, saudara, tetangga dan masyarakat lainnya untuk turut serta menyalurkan dukungan kepada Jokowi. (Lim)

BERITA REKOMENDASI