Rentenir Marak, Kredit Mentari Diluncurkan

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Senin (11/9/2017), meluncurkan program Kredit  Mentari (Mengentaskan Jeratan Rentenir) PD BPR BKK Wonogiri. Dia mengaku prihatin dengan banyaknya praktik rentenir di pasar-pasar tradisional daerahnya. Sehingga, dengan pelayanan baru jajaran PD BPR BKK Wonogiri pihaknya menyatakan perang melawan rentenir.

Menurut bupati, Pemkab Wonogiri menetapkan Pasar Kota Wonogiri sebagai percontohan atau pilot proyek penanggulangan praktik rentenir. Dikatakan, setiap pedagang pasar kota mendapat pinjaman (kredit) Mentari Rp 2 juta tanpa agunan dan bunga (jasa) hanya 3 persen/tahun.

"Pedagang kecil pasar kota ada sekitar 250 pedagang jika mengajukan kredit Mentari berarti Pemkab harus menyiapkan Rp 500 miliar," kata Bupati Wonogiri.

Pihaknya minta, dengan pinjaman 'Mentari' sebesar Rp 2 juta itu para korban rentenir bisa untuk  melunasi tanggungan ke rentenir atau yang biasa disebut dengan istilah 'bank plecit'.

Direktur DP BPR BKK Wonogiri Sucipto SE melaporkan, pihak komitmen mengentaskan kemiskinan dengan melawan aksi rentenir. Dengan total aset Rp 328,5 M lebih serta pendapatan Rp 34,3 M lebih PD BPR BKK Wonogiri siap melayani pedagang kecil yang membutuhkan kredit usaha Rp 2 juta dengan bunga 3 persen/tahun.

"Program baru ini (Kredit Mentari) sebagai jawaban kami atas penderitaan nasabah yang terjerat praktik rentenir," kata Sucipto.(Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI