Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi: Air Kunci Kedaulatan Pangan

Editor: Agus Sigit

WONOGIRI, KRjogja.com – Presiden Ir Joko Widodo meresmikan Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo Wonogiri, Selasa (28/12) siang. Orang nomor satu di Indonesia itu  sempat berdialog dengan sejumlah petani setempat.
Presiden Jokowi tiba tempat upacara dengan menggunakan helikopter Super Puma milik TNI AU berkelir merah putih. Total, ada tiga helikopter yang mendarat di helipad Waduk Pidekso. Tak ayal, ribuan warga menyaksikan peristiwa langka ini dari puncak-puncak bukit yang ada di sekitar Desa Pidekso.
Nampak hadir mendampingi Presiden Jokowi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Nayjen TNI Rudianto, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, dan sejumlah pejabat teras Pemkab Wonogiri.
Presiden menuturkan, proyek pembangunan Bendungan Pidekso dalam menelan anggaran Rp 772 miliar dari dana APBN. Pembebasan tanah juga sudah mulai dilakukan di tahun 2014 lalu.
“Konstruksinya mulai dikerjakan tahun 2017,” ujar Jokowi saat meresmikan bendungan.
Menurutnya, bendungan itu memiliki luas 232 hektar. Kapasitas air yang bisa ditampung Bendungan Pidekso mencapai 25 juta m³. Air bendungan juga disebut Presiden bisa mengaliri lahan pertanian seluas 1.500 hektar di daerah Wonogiri.
“Kalau kita ingin kemandirian pangan tercapai, kedaulatan pangan tercapai dan ketahanan pangan tercapai, waduk dan air merupakan kunci. Oleh sebab itu kita bangun waduk di seluruh provinsi di tanah air kita,” jelas Jokowi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air sudah merampungkan pembangunan Bendungan Pidekso yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang Sumber Daya Air untuk mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional. Menurut dia, air irigasi dari bebdungan bisa meningjatkan intensitas tanam.
“Harapannya, setelah selesai dibangunnya bendungan ini bisa mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, khususnya di bidang pertanian,” ujarnya.-(Dsh)

BERITA REKOMENDASI