Retribusi Pendapatan IMTA Ditarget Rp 1,2 Miliar

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Target pendapatan dari retribusi atau pajak Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) Tahun 2018 masih sama dengan Tahun 2017 sebesar Rp 1,2 miliar. Total ada 140 tenaga kerja asing bekerja di 16 perusahaan di Sukoharjo.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan, Senin (19/2) mengatakan, optimis dengan target yang dibebankan. Sebab pada tahun lalu berhasil direalisasikan melebihi dari target.

Pada Tahun 2017 target pendapatan dari IMTA yang pada awal anggaran hanya Rp 900 juta kemudian dinaikan menjadi Rp 1,2 miliar di anggaran perubahan berhasil direalisasikan. Sampai akhir tahun dapat didapat Rp 2,55 miliar. Nilai tersebut melegakan karena melebihi dari angka yang sudah ditetapkan.

“Target IMTA Tahun 2018 masih sama Tahun 2017 baik dari jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di Sukoharjo maupun nilai retribusi atau pajaknya,” ujar Zunan.

Data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo diketahui ada 140 orang tenaga kerja asing bekerja. Mereka tersebar di 16 dari total 400 perusahaan besar, menengan dan kecil di Sukoharjo.

Para pekerja asing tersebut terus mendapatkan pengawasan dari Pemkab Sukoharjo. Hal itu penting untuk memantau keberadaanya legal bekerja di Sukoharjo. “Pekerja asing itu masuk bekerja di Sukoharjo secara resmi. Harus memiliki izin dan kelengkapan dokumen lain yang diperlukan. Termasuk membayar pajak IMTA,” lanjutnya.

Tenaga kerja asing tersebut umumnya bekerja di perusahaan besar seperti PT Sritex, PT RUM, PT Tyfontex dan lainnya. Merkea bekerja sebagai tenaga kerja khusus atau ahli dibidangnya. Zunan menegaskan, secara aturan pekerja asing yang bekerja di Sukoharjo memang harus memenuhi syarat salah satunya sebagai tenaga kerja dengan kemampuan khusus. Hal itu penting apabila tidak dipenuhi maka tidak diperbolehkan bekerja di Sukoharjo. “Kalau hanya sebagai pekerja biasa maka tidak boleh. Pekerja asing harus punya kualifikasi kemampuan khusus,” lanjutnya.

Jumlah pekerja asing di Sukoharjo dimungkinkan mengalami perubahan baik penambahan maupun pengurangan. Sebab sebelumnya ada beberapa pekerja asing terpaksa dipulangkan ke negara asalnya karena berbagai hal. Termasuk juga penambahan karena banyak perusahaan besar membutuhkan tambahan pekerja asing dengan kemampuan khusus. (Mam)

BERITA REKOMENDASI