Reuni, Mabuk-Mabukan Ditangkap Polisi

Editor: KRjogja/Gus

SOLO  (KRjogja.com) – Maksudnya reuni teman lama tidak bertemu namun disertai mabuk-mabukan, akhirnya tiga orang sekawan dicokok polisi, dalam patroli operasi penyakit masyarakat (pekat) di kawasan Dawung , Serengan, Rabu (31/5/2017). Ketiga  orang pelaku yang tertangkap tersebut adalah, Eko Budiyanto (38) warga Penggung, Banyudono, Boyolali; Tony Prasetyo (40) warga Joyotakan, Serengan, Solo dan Teguh Wiyono (39) warga Dawung Tengah, Serengan, Solo.

Penangkapan bermula saat anggota piket Polsek Serengan menerima laporan dari masyarakat bahwa di kawasan Jembatan Kampung Dawung Tengah, Kecamatan Serengan, Solo ada sekelompok orang tengah  minuman-minuman keras. Tanpa menunggu waktu, polisi langsung meluncur ke Dawung Tengah.

Ternyata, di lokasi tersebut ditemukan tiga orang pria sedang asyik ngobrol sembari menenggak (minuman keras) miras oplosan. Polisi langsung menangkap tiga pelaku dan menyita  barang bukti sisa miras.

Kapolsekta Serengan, Kompol Giyono, Rabu (31/5/2017) kepada wartawan mengatakan saat diperiksa tiga pelaku mengatakan tengah reuni karena sudah lama tidak ketemu. “Namun caranya salah, mereka malah mabuk-mabukkan yang jelas melanggar hukum,”ujar Kompol Giyono.

Menurut Kapolsekta Serengan,  ketiga pelaku dikenai tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar Pasal 492 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang minum minuman keras di tempat umum dan dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolsekta Serengan Kompol Giyono, menambahkan, selama bulan suci Ramadan 1438 H secara rutin bakal digelar operasi penyakit masyarakat. Operasi dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang  menjalankan ibadah puasa Ramadan.(Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI