Revitalisasi PG Colomadu Segera Dilaksanakan

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Rencana pengembangan Pabrik Gula (PG) Colomadu mengandalkan pembiayaan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pabrik bersejarah peninggalan zaman kolonial itu siap direvitalisasi mulai Januari 2017.

Sekretaris Daerah Pemkab Karanganyar, Samsi mengatakan pengerjaan akan diawali ground breaking revitalisasi tahap I yang berlangsung 2016-2018. Di dalamnya menarget pembentukan badan pengelola konsorsium mandiri yang mampu mendulang profit, menginisiasi pengembangan kawasan industri kreatif dan menjalin kerjasama internasional.

“Rencana revitalisasinya dibagi empat tahapan sampai tahun 2028. Adapun tahap I sampai 2018, akan diawali ground breaking pada Januari 2017,” kata sampai kepada KRjogja.com, Selasa (19/7/2016).

Proyek revitalisasi tersebut tak hanya menitikberatkan pada penyelamatan situs cagar budaya, namun juga mengakomodasi pertumbuhan industri kreatif dan ekshibisi. Berdiri di atas lahan 20 hektare, PG Colomadu akan ditata di blok A sampai D dimana masing-masing blok berlainan fungsi. Samsi mengatakan, sejumlah perusahaan BUMN ikut andil menyuplai pendanaan revitalisasi.

“BUMN berkewajiban mendukung kawasan wisata baru. Hampir semuanya mengumpulkan iuran seperti PT Angkasa Pura, Pertamina, PT Krakatau Steel dan sebagainya,” jelasnya.

Dalam hal ini, Pemkab juga ikut berperan menyediakan ekstra lahan 2,5 hektare tanah miliknya di timur PG yang saat ini berdiri Balai Benih Ikan (BBI) Colomadu. Samsi belum mengetahui sejauh mana intervensi Pemkab Karanganyar dan profit yang didapatkan dari kerjasama konsorsium pengelolaan New PG Colomadu.

“Kita masih menunggu MoU yang nantinya akan ditandatangani Bupati Juliyatmono,” katanya.

Samsi optimistis hasil revitalisasi pabrik yang dibangun KGPAA Mangkunegara IV pada tahun 1861 ini bakal menjadi magnet baru pertumbuhan ekonomi sosial dan budaya di Karanganyar. (M-8)

BERITA REKOMENDASI