Ringankan Beban Warga Terdampak Covid, Ini Yang Dilakukan LKP Matematika Indonesia

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Pandemi Covid 19 menimbulkan dampak negatif bagi kalangan pengemudi angkutan kota atau Angkot Wonogiri. Dalam suasana Ramadan, Lembaga Ketrampilan dan Pendidikan (LKP) Matematika Indonesia (MI) Wonogiri, Kamis (6/5) sore, menggelar bakti sosial dengan membagi-bagikan 200 paket sembako dan takjil kepada para sopir angkot dan warga ekonomi lemah.

Pimpinan LKP-MI, Setiawan SM MSi, menyebutkan turut prihatin atas dampak pandemi Covid-19 ini bagi keluarga kurang mampu pekerja harian khususnya sopir angkot. “Maka dengan baksos ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid,” ujar dia disela kegiatan yang dilakukan di Sekretariat LKP MI, lingkungan Pokoh Wonoboyo, Wonogiri.

Ketua Paguyuban Angkuta Wonogiri, Suprapto SE, mengaku sebelum pandemi covid-19 angkuta Wonogiri masih eksis untuk mencari rejeki guna mensekolahkan anak maupun kebutuhan rumah tangga sehari-hari. “Sekarang kami merasakan dampak Covid 19 sangat luar biasa, pendapatan turun drastis sehari mencari uang Rp 100 ribu susah. Untuk BBM paling tidak Rp 50 ribu. Bayangkan sisa uang tersebut untuk setoran,” kata dia.

Kondisi ini, lanjut Prapto, sangat memprihatinkan dan dari 85 armada sekarang tinggal 60 armada yang aktif. “Mewakili rekan-rekan sopir angkot Wonogiri kami berterima kasih kepada LKP Matematika Indonesia yang sudah memberi kontribusi aktif, kami berharap kegiatan semacam ini dapat berlanjut,” tuturnya.-(Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI