Rombongan Pertama Jamaah Haji Jateng-DIY Tiba ‎

BOYOLALI (KRjogja.com) – Tepat Minggu (18/9/2016) malam pukul 21.50 WIB, pesawat yang membawa sebanyak 359 jamaah haji kloter pertama Debarkasi Solo asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.  

Ditengah hujan gerimis, sebagian jamaah yang menginjak aspal bandara melakukan sujud syukur telah kembali dengan selamat di tanah air setelah menunaikan rukun ke lima di tanah suci tersebut. Dari 359 jamaah kloter pertama tersebut, sebanyak lima jamaah diketahui menderita sakit, dimana tiga diantaranya dirujuk ke RSUD dr Moewardi, Solo, untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Diketahui, awalnya kloter pertama tersebut berjumlah 360 jamaah. Namun satu jamaah atas nama Siti Mariam Ismail (60), asal Tegal, meninggal di tanah suci karena terserang penyakit jantung.  

Pengelola Kesehatan Jamaah Haji Dinkes Provinsi Jateng, Sarno Dwiantoro menerangkan, usai mendarat, para jamaah akan langsung diperiksa kesehatannya di Asrama Haji Domohudan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing jamaah. Jamaah juga akan diperiksa dengan termoscanner, alat untuk mendeteksi suhu tubuh. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui atau mengantisipasi kemungkinan jamaah yang menderita atau membawa penyakit dari tanah suci.  

"Yang perlu diwaspadai adalah penyakit Meningitis, yellow fever, hingga virus MERS," terangnya.  

Untuk pemeriksaan lanjutan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan dengan mengambil sample secara random kepada jamaah yang sudah pulang ke tanah suci. ‎Pada musim haji tahun lalu, pihaknya memeriksa sebanyak 1.300 sample dan semuanya negatif. Sedang tahun ini, rencananya sebanyak 600 jamaah akan dijadikan sample pemeriksaan. ‎

"Biasanya pemeriksaan tersebut untuk penyakit meningitis. Pemeriksaan nanti dilakukan menunggu apakah ada laporan dari pihak Arab Saudi tentang kondisi kesehatan para jamaah," tambahnya.  

Fauzi (55), salah satu jamaah asal Bumijaya, Tegal mengaku bersyukur bisa kembali ke tanah air dengan selamat setelah menunaikan ibadah di tanah suci.  

Diinformasikan, sebanyak 26.480 jamaah asal Jateng-DIY yang terbagi dalam 74 kloter diberangkatkan melalui Embarkasi Solo. Sementara untuk jamaah yang meninggal di tanah suci hingga saat ini sebanyak 24 jamaah. Proses pemulangan jamaah melalui Dibarkasi solo akan berlangsung muali 18 September hingga 15 Oktober. (R-11)

BERITA REKOMENDASI