Rp 1,4 Miliar Dibagi ke 2.264 Guru dan Pegawai Non PNS

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Sebanyak 2.264 guru dan pegawai non PNS yang bekerja di SD dan SMP negeri di Karanganyar serta pengajar di Paud formal maupun non formal menerima reward berupa uang tunai bersumber APBD perubahan 2018. Pemberiannya bertujuan memotivasi tenaga pengajar non PNS agar lebih semangat bekerja. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Tarsa mengatakan, besaran reward tak sama. Bagi pengajar non PNS usia kerja 1-5 tahun berhak Rp 465 ribu, 5-10 tahun berhak Rp 665 ribu. Sedangkan masa kerja di atas 10 tahun berhak Rp 865 ribu. Selain itu, guru Paud formal maupun non formal Rp 700 ribu. Realisasi reward melalui sistem non tunai ini menelan anggaran Rp 1,438 miliar. 

"Ini diberikan sesuai kemampuan APBD. Sementara ini, baru sekali. Belum rutin bulanan. Semoga pengajar non PNS lebih sejahtera dan meningkatkan etos kerja," katanya kepada KR usai membagikan secara simbolis reward guru dan pengajar non PNS di gedung Wanita Karanganyar, Selasa (18/12). 
Dirincinya penerima reward di SMP untuk guru non PNS 98 orang sedangkan pegawai non PNS 188 orang. Kemudian guru non PNS SD 1.441 orang dan pegawai non PNS-nya 526 orang. Untuk TK negeri dan SKB 11 orang sedangkan guru PAUD formal maupun non formal 1.400 orang. 

"Ini dari pemerintah. Namun perlu diperhatikan, jangan mengandalkannya. Karena kesejahteraan guru atau pegawai non PNS menjadi tanggung jawab yayasan untuk sekolah swasta sedangkan BOS untuk sekolah negeri," katanya. 

Disinggung SK guru dan pegawai SD dan SMP negeri calon penerima honor bersumber APBD, Tarsa mengatakan jumlahnya 1.191 orang. 

"Data ini dikunci dulu. Belum ada perintah pendataan lagi. Tindak lanjut untuk pemegang SK guru pengganti ini belum. Termasuk apakah mereka diberi honor dengan besaran sesuai UMK?" katanya. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta para guru non PNS legowo dengan kondisi kesejahteraannya. Ia mengisahkan dirinya dulu bekerja sebagai guru non PNS dengan honor per bulan Rp 25 ribu. Ke depan, Pemkab bakal lebih bijaksana dalam memberikan kesejahteraan guru non PNS. "Pada 2019, akan ada kenaikan honor GTT/PTT. Sedangkan guru linier non PNS diberi SK. Honor mereka diupayakan layak dengan jatah rutin per bulan," katanya. 

Ia mengingatkan seluruh pengajar wajib menganjurkan peserta didik supaya meninggalkan aktivitas bermain selama satu jam mulai pukul 18.00 WIB. (Lim)

BERITA REKOMENDASI