RS UNS Kembangkan Layanan Gagal Jantung

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRjogja.com – Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memilih gagal jantung sebagai unggulan tahap pertama. Layanan jantung ini dikembangkan karena masyarakat sangat membutuhkan. Sementara di Indonesia center gagal jantung baru ada 11 dan pasiennya sangat banyak.

“Kalau keunggulan gagal jantung sudah paripurna, berikutnya akan mengembangkan keunggulan yang lainnya,” jelas Prof Dr Hartono, direktur RS UNS usai Peresmian Poliklinik Eksekutif dan UNS Aesthetic Center di Pabelan, Kamis (06/01).

Selama ini potensi keunggulan yang lain sudah difasilitasi baik dalam hal pengembangan sumber daya manusia maupun peralatan. Dengan harapan memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pembukaan Poliklinik Eksekutif. Peresmian Poliklinik Eksekutif dan UNS Aesthetic Center dilakukan rektor Prof Dr Jamal Wiwoho.

Ia menilai kehadiran layanan baru ini merupakan kemajuan dalam mengembangkan layanan kepada masyarakat. Pada tahun kelima RS UNS terus melakukan inovasi dan perbaikan perbaikan. Pembukaan Poliklinik Eksekutif. Peresmian dan UNS Aesthetic Center bagian dari grand desain.

Ke depan RS UNS secara bertahap ditargetkan menjadi tipe A, Rumah Sakit Pendidikan Utama yang bereputasi internasional. Ia optimis karena kinerjanya setiap tahun menunjukan peningkatan. Diantaranya terlihat bertambahnya layanan spesialis.

Menjawab pertanyaan apakah dalam 5 tahun ini sudah mencapai Break Event Point (BEP), Prof Jamal menyatakan pengelolaan rumah sakit lebih mengutamakan pelayanan, disamping memberikan pemahaman mahasiswa dan dosen Fakultas Kedokteran, bahwa mereka bisa mengabdikan dirinya.

” Jadi surplus bukan tujuan utama dan bukan berorientasi keunrungan. Yang pasti mulai 2020 UNS sudah tidak memberi subsidi pada Rumah Sakit.  Dan2021 RS memberi kontribusi pada UNS,” jelas Prof Jamal. (Qom)

UNS

BERITA REKOMENDASI