Ruang Isolasi Penuh, Belum Negatif Covid-19 Diminta Pulang

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Pasien rawat inap di rumah sakit diminta pulang usai sembuh, meski masih positif Covid-19. Ini merupakan dampak antrean panjang pasien bergejala Covid-19 masuk ruang isolasi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Purwati mengatakan kebijakan memulangkan pasien rawat inap yang sudah sembuh namun belum negatif Covid-19, diterapkan hampir di semua rumah sakit. Terutama yang memiliki keterbatasan ruang isolasi.

“Dokter harus memastikan kondisi pasien dulu. Jika secara klinis sudah baik, dipersilakan pulang dari bangsal isolasi. Meskipun mereka masih positif Covid-19. Sebab masih ada antrean masuk ruang itu. Mereka yang pulang, tetap melanjutkan isolasi mandiri. Jadi tidak langsung boleh beraktivitas seperti biasa,” kata Purwati kepada KR, Sabtu (26/6).

Ia menceritakan jumlah pasien Covid-19 rawat inap sebanyak 325 orang per Jumat (25/6). Padahal jumlah bed di ruang isolasi RS di Karanganyar hanya 266 unit. Artinya, 59 pasien Covid-19 dirawat inap di RS luar Karanganyar. Purwati menyebut, mereka kebanyakan dirawat di RS di Kota Solo. Mengenai hal itu, ia mendapat keluhan dari manajemen RS di Kota Surakarta terkait banyaknya rawat inap warga Karanganyar terpapar Covid-19 bergejala serta komorbid. Ia diminta memaksimalkan manajemen RS supaya pasien dari Karanganyar dapat dilayani secara mandiri.

Ihwal pemulangan pasien yang sudah sembuh namun masih terpapar Covid-19, lanjut Purwati, bukan juga tanpa masalah. Ternyata, keluarga pasien menyayangkannya.

BERITA REKOMENDASI