Sahur Bunda Berujung Duka

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Seorang ibu rumah tangga asal Dusun Karanganyar Rt 01/Rw II Desa Jatisuko, Jatipuro, Tukinah (50) meninggal dunia dengan cara gantung diri, Jumat (2/6/2017) dini hari. Korban memutuskan mengakhiri hidupnya diduga akibat persoalan pelik keluarga.

“Korban gantung diri menggunakan jeratan tali plastik,” kata Kasubbag Humas Polres Karanganyar AKP Suryanto kepada wartawan.

Awalnya, Tukinah memilih tidur di kursi ruang tamu daripada menemani suaminya, Midi (55) di peraduan pada Kamis (1/5) malam. Tak lama berselang, Midi terbangun pada Jumat (2/5) pukul 03.00 WIB untuk menyiapkan makanan sahur, namun ia tak mendapati istrinya di kamar. Ia pun mencari dan memanggil-manggil pendamping hidupnya itu di dalam rumah.
Lantaran tak menemukannya, ia kemudian mencari ke luar. Betapa kaget Midi mendapati istrinya gantung diri dengan cara mengaitkan tali plastik ke leher yang ditambatkan batang pohon rambutan di halaman. Ia berteriak histeris sampai membangunkan seisi rumah dan tetangga.

“Polisi dari Polsek Jatipuro yang melakukan olah TKP mendapati tali plastik warna kuning sepanjang 1,5 meter. Tali itu yang dipakai korban gantung diri,” katanya.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas, di tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan. Keluarga menolak dilakukan autopsi lantaran ingin menguburkannya segera secara layak.

Sementara itu di Tasikmadu, seorang karyawan Agro Wisata Sondokoro meninggal dunia akibat serangan jantung di teras wahana terapi ikan kompleks tersebut sekitar pukul 10.45 WIB. Manager Agrowisata Sondokoro, Megantoro mengatakan korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh sejumlah karyawan usai rapat Jumat pagi. Peristiwa tragis itu di hari pertama korban masuk kerja setelah sebulan lamanya absen karena sakit komplikasi.

“Jenazah sudah diserahkan ke keluarganya. Kami selaku manajemen Sondokoro sangat berduka cita. Keluarga juga sudah diberi tali asih,” katanya. (R-10)

BERITA REKOMENDASI