Sampai 20 Juli Ruas Jalan Lawu Karanganyar Ditutup Total 

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com– Ruas Jalan Lawu Karanganyar dari simpang empat Papahan sampai simpang empat Pegadaian ditutup 24 jam sampai 20 Juli mendatang. Sebelumnya, penutupan jalan hanya di jam malam sejak dimulai PPKM darurat 3 Juli lalu.
Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengatakan blokade jalan Lawu dipasang di simpang empat Papahan. Kendaraan dari arah Palur dialihkan ke lingkar utara dan selatan.
“Penutupan jalan ditambah durasinya. Ini karena hasil evaluasi PPKM darurat belum signifikan menekan mobilitas warga. Hari ini tadi dipasang penutup jalan pada pukul 09.00 WIB,” katanya di sela meninjau penyekatan kendaraan, Selasa (13/7/2021).
Sebelumnya, ruas antara simpang empat Papahan-Pegadaian ditutup dari pukul 17.00-06.00. Sementara pada siang hari, jalan dibuka untuk mobilitas warga.
Dengan kebijakan tersebut, ruas jalan yang ditutup pada pukul 17.00-06.00 adalah antara simpang empat Pegadaian hingga simpang lima Bejen.
Rencananya, penutupan jalan tersebut akan berlaku hingga 20 Juli mendatang, sesuai tenggang waktu penerapan PPKM darurat antara 3-20 Juli.
Namun untuk kendaraan dengan kepentingan mendesak, ataupun membawa barang kebutuhan pokok, masih diperbolehkan melintas.
“Ambulans, truk BBM, kendaraan pengangkut oksigen, atau warga yang bekerja di sekitar Jalan Lawu, dipersilakan melintas,” tuturnya.
Penutupan ruas Jalan Lawu terkait penerapan PPKM Darurat di Karanganyar, hendaknya disikapi agar masyarakat tidak melakukan mobilitas yang tidak perlu.
“Itu kan rambu-rambu. Mengingatkan, memperingatkan masyarakat, untuk menghindari mobilitas yang tidak perlu. Makanya dilakukan penyekatan. Jika tidak penting, lebih baik di rumah saja, tidak usah keluar,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono.
Meski demikian, masih ada jalan-jalan kecil yang bisa diakses oleh warga. “Artinya, tidak ditutup total, jadi mati. Masih ada yang bisa diakses, untuk mobilitas warga yang memang urgent,” imbuhnya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI