Sanksi ASN Abai Protokol Kesehatan Dipelajari

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemkab Karanganyar mempelajari aturan penegakan hukum protokol kesehatan sebelum menjatuhkan sanksi ke pelanggarnya, khususnya ke ASN. Meski demikian, tak menyetujui denda pemotongan gaji.

“Sangat kasihan jika gaji mereka harus dipotong hanya gara-gara tidak mengenakan masker,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (7/8).

Juliyatmono meyakini pelanggaran oleh ASN sangat jarang terjadi. Apalagi terkait protokol kesehatan.“Mereka tentu tidak ingin tertular dan menularkan. Sebisa mungkin pasti mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

panutan masyarakat di wilayahnya. Hal itu sudah dipahami para abdi praja yang bekerja di lingkungan kerja Pemkab Karanganyar. Pada masa pandemi, sosialisasi penerapan protokol kesehatan menyasar masyarakat maupun ASN.

Penjatuhan sanksi berupa denda bagi ASN yang melanggar protokoler kesehatan dirasa berlebihan dan justru membuat gaduh. Ia tak mau ikut-ikutan kebijakan yang saat ini sedang dibahas di lingkup Pemprov Jawa Tengah. Pelanggaran itu seperti abai masker dan tidak menjaga jarak.

BERITA REKOMENDASI