SAR Sukoharjo Minta Masyarakat Waspada Angin Kencang

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah pohon di pinggir jalan raya ditemukan dalam kondisi rawan roboh sehingga perlu mendapatkan penanganan segera dari petugas terkait. Apabila dibiarkan maka dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya korban. Masyarakat juga diminta waspada terhadap kerawanan angin kencang yang bisa menyebabkan pohon maupun bangunan roboh.

Wakil Komandan SAR Sukoharjo Muclis, Jumat (9/11) mengatakan, SAR Sukoharjo sudah melakukan pemantauan disejumlah wilayah dengan sasaran pohon di pinggir jalan. Hasilnya diketahui ada sejumlah pohon rawan roboh apabila terkena angin kencang dan hujan deras saat peralihan cuaca seperti sekarang. Kerawanan tersebut seperti ditemukan baik di jalur utama maupun alternatif. Misalnya di wilayah Sukoharjo Kota, Nguter, Baki, Gatak, Bendosari, Mojolaban dan Polokarto.

Pada jalur utama di wilayah tersebut banyak ditemukan pohon berukuran besar di pinggir jalan baik di sisi kanan maupun kiri. Beberapa pohon bahkan dikategorikan SAR Sukoharjo sudah tua dan rawan roboh. Selain itu kerawanan juga dilihat dari rimbunnya daun sampai menyebabkan batang tidak kuat menahan beban. Akibatnya pohon menjadi menurun dan melintang ke jalan.

Kerawanan lainnya juga ditemukan SAR Sukoharjo karena salah satu sisi beberapa akar pohon terkena kerukan alat berat. Hal itu terjadi karena adanya proyek galian saluran air atau pelebaran jalan. Akibatnya membuat kekuatan pohon menjadi tidak seimbang dan rawan roboh.

SAR Sukoharjo meminta pada petugas terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan dengan perawanan rutin. Salah satunya dengan memangkas atau mengurangi daun dan batang pohon. Bahkan apabila diperlukan perlu dilakukan penebangan pohon yang dianggap rawan roboh.

"Perlu pendataan kondisi pohon di pinggir jalan raya untuk meminimalisir potensi kerawanan roboh dan menyebabkan terjadinya korban. Pohon tua perlu ditebang dan dilakukan peremajaan dengan penanaman ulang," ujar Muclis.

Data mengenai kondisi pohon memang sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan. Apabila memang dianggap membahayakan maka pohon tersebut bisa langsung ditebang. Begitupula sebaliknya bila memang masih kokoh maka perlu dilakukan perawatan.

Selama ini SAR Sukoharjo melihat perawatan pohon di pinggir jalan raya masih kurang dilakukan oleh petugas terkait. Kalaupun ada penebangan sifatnya lebih pada mengurangi daun dan batang setelah menyentuh kabel telepon atau listrik. 

"Pada beberapa kali saat perubahan cuaca dari kemarau ke penghujan atau sebaliknya selalu ditemukan ada pohon roboh ke jalan. Bahkan sampai pernah menimbulkan korban. Itu terjadi memang karena faktor bencana alam tapi pencegahan sejak dini bisa dilakukan," lanjutnya.

Pemetaan SAR Sukoharjo wilayah rawan angin kencang hampir merata di Sukoharjo. Beberapa wilayah pernah diterjang angin kencang sampai menimbulkan kerusakan bangunan. Karenanya masyarakat diminta untuk selalu waspada tidak hanya pada pohon namun juga papan reklame di pinggir jalan.

Tidak hanya di pinggir jalan masyarakat juga perlu melakukan pemangkasan daun dan batang pohon di lingkungan rumahnya. Hal itu untuk meminimalisir roboh menimpa rumah saat angin kencang terjadi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI