Satgas Covid-19 Giatkan Operasi Yustisi

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Operasi yustisi pencegahan penularan Covid-19 kembali digencarkan aparat gabungan dari Satpol PP, Dishub, kepolisian dan TNI. Sasarannya pengguna jalan umum yang abai masker.

Di ruas Jalan Kapten Mulyadi depan Terminal Jungke, tim operasi yustisi memulai penyekatan pukul 09.00 WIB. Belum sejam berlangsung, sudah mendapati 99 pelanggar. Mereka pengendara sepeda motor, pembonceng hingga pengemudi mbil.

Kepada mereka, kendaraan diminta menepi kemudian didata identitasnya. Kepada petugas, mereka mengaku lupa membawa masker dan malas memakainya saat berkendara.

“Ada 33 pelanggar. Yang 26 disanksi denda Rp 20 ribu karena mampu membayar. Sedangkan yang tidak mampu, diberi sanksi sosial berupa menghafal pancasila. Semua diberi masker oleh petugas usai diberi sanksi,” kata Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP, Tri S kepada wartawan.

Ia menyebut operasi itu sengaja digalakkan kembali seiring kenaikan signifikan kasus Covid-19 di Karanganyar. Pada pekan ini sudah dua kali digelar di lokasi berlainan di wilayah Karanganyar Kota. Tanpa masker dianggap memicu penularan Covid-19 melalui media dropplet yang keluar dari mulut.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, 810 kasus aktif hingga Kamis (17/06/2021). Penambahannya mencapai 185 kasus dibanding hari sebelumnya.

Kapolsek Karanganyar Kota Iptu Nawangsih Retno Waruju mengatakan tim sedang gencar melakukan tindakan testing, tracing dan treatment (3T) seiring tingginya kasus di wilayahnya. Timnya memetakan wilayah rawan penyebaran untuk melakukan penanganan.

“Penyemprotan dengan BPBD menyasar wilayah RT RW yang terpapar di Kelurahan Bolong, Jantiharjo dan Bejen. Sedangkan di fasilitas publik di pasar tradisional dan terminal. Minimal tiga kali sepekan. Ditambah secara mandiri dari masyarakat,” katanya.

Ia juga menjadwalkan operasi yustisi sekaligus pengambilan swab antigen acak di tempat keramaian. (Lim)

BERITA REKOMENDASI