Satpol PP Sukoharjo Garuk 22 Pasangan Selingkuh

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 22 pasangan selingkuh ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo. Mereka kemudian mendapatkan pembinaan dengan membuat surat peryataan diketahui pihak keluarga. Sanksi juga diberikan berupa wajib lapor.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Jumat (30/3) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo melakukan razia dengan sasaran disejumlah hotel diberbagai wilayah pada Rabu (28/3) malam sampai Kamis (29/3) dinihari. Puluhan petugas dilibatkan dengan dibagi menjadi dua tim. Mereka disebar untuk melakukan pemberantasan penyakit masyarakat khususnya pasangan selingkuh.

Petugas saat razia di hotel melakukan pemeriksaan terhadap para tamu. Semua kamar dan ruangan di hotel yang didatangi dilakukan pemeriksaan oleh petugas. 

Saat pemerikaaan tersebut petugas mendapati banyak pasangan selingkuh tertangkap sedang didalam kamar berduaan. Mereka awalnya sempat mengelak sebagai pasangan selingkuh namun akhirnya tidak bisa membantah setelah ditanya bukti diri sebagai pasangan resmi atau sah. 

Petugas kemudian meminta identitas untuk pendataan pasangan selingkuh. Mereka kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Sukoharjo untuk dilakukan pembinaan. Petugas memanggil pihak keluarga masing masing pasangan selingkuh untuk mempertegas status mereka. Selain itu juga sebagai efek jera atas perbuatan mereka dengan dilaporkan petugas pada pihak keluarga.

"Pasangan selingkuh tersebut usai ditangkap diberikan pembinaan oleh petugas dan membuat surat pernyataan tidak lagi mengulangi perbuatannya dihadapan keluarganya. Identitas pasangan selingkuh kami sita dan mereka dapat sanksi wajib lapor," ujar Heru Indarjo.

Dasar bagi Satpol PP Sukoharjo melakukan razia pasangan selingkuh yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Prostitusi dan Perbuatan Asusila.

"Sasaran razia dilakukan disejumlah hotel seperti di wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota, Grogol dan Kartasura," lanjutnya.

Satpol PP Sukoharjo saat melakukan razia juga memberikan sosialisasi dan teguran pada para pengelola atau pemilik hotel untuk memperketat pengawasan. Salah satunya yakni dengan meminta identitas tamu sebagai pasangan resmi sah.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Sukoharjo Karyono menambahkan, razia terhadap pasangan selingkuh akan terus dilakukan. Sasaran tidak hanya di hotel namun juga tempat lain seperti penginapan dan kos. Tempat tersebut sering disalahgunakan oleh sejumlah oknum.

"Masyarakat juga kami minta membantu melakukan pengawasan lingkungan. Termasuk memperketat tempat yang rawan disalahgunakan," ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI