Satpol PP Sukoharjo Temukan Pelanggaran Kerumunan Pembeli Warung Makan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Perayaan malam tahun baru di Sukoharjo berlangsung aman tanpa ada kerumunan massa sesuai dengan aturan berlaku. Tim gabungan melakukan penyekatan perbatasan serta penyisiran wilayah. Beberapa tempat usaha yang kedapatan buka melebihi batas waktu dibubarkan paksa. Selain itu petugas juga melakukan rapid test mendadak secara acak terhadap pengunjung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Heru Indarjo, Sabtu (2/1) mengatakan, pelaksanaan malam tahun baru di Sukoharjo berbeda dibanding sebelumnya karena masih pandemi virus corona. Tim gabungan melakukan pengamanan secara ketat demi penegakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Petugas yang terlibat seperti dari Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Polres, Kodim 0726 Sukoharjo dan lainnya.

Pengamanan dilakukan petugas dengan penyekatan perbatasan dan penyisiran wilayah saat malam tahun baru. Tim gabungan turun lapangan untuk melihat ada tidaknya pelanggaran protokol kesehatan berupa kerumunan massa saat malam tahun baru. Hal itu juga dilakukan sekaligus mengecek kepatuhan pengelola usaha menutup tempat usahanya maksimal pukul 21.00 WIB saat malam tahun baru.

Hasilnya diketahui tidak ada kerumunan massa saat tim gabungan melakukan penyisiran wilayah. Beberapa tempat yang dicek seperti di Alun Alun Satya Negara, simpang lima Tugu Adipura Sukoharjo Kota, mall, tempat hiburan dan perbelanjaan modern.

Temuan hanya didapati petugas disejumlah warung makan di kawasan Solo Baru, Kecamatan Grogol. Pengelola warung makan kedepatan melakukan pelanggaran jam operasional melebihi aturan tutup maksimal pukul 21.00 WIB. Pelanggaran lain karena ada temuan kerumunan pembeli atau pengunjung sehingga rawan terjadi penularan virus corona.

BERITA REKOMENDASI