Satpol PP Wonogiri Bongkar Penjualan Rokok llegal Sistem COD

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI, KRJogja.com – Peredaran rokok ilegal atau bodong di daerah Kabupaten Wonogiri, terendus anggota Satpol PP setempat. Menariknya, penjualan maupun pengedar rokok abal-abal di Kota Sukses ini dengan sistem COD atau cash on delivery.

Kepala Satpol-PP Wonogiri Waluyo SSos MM, Jum’at (25/6), menuturkan, kasus ini terungkap setelah anggotanya menjalankan fungsi inteljen menemukan adanya peredaran rokok bodong di wilayah Banaran, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri Kota.

“Sales rokok ilegal yang kita amankan pekan lalu itu adalah SL (46) warga Sukoharjo, saat ini sudah kami serahkan ke kantor Bea Cukai Surakarta,” ujarnya.

Selain menyita sejumlah merk rokok ilegal dari tangan sales Satpol PP juga diamankan rokok bodong dari sebuah warung, ada lima merk rokok ilegal dengan jumlah total 310 bungkus atau 6120 batang berhasil diamankan.

Menurut Waluyo,rokok ilegal tersebut dinilai melanggar aturan.Dimana,pita cukai rokok tidak sesuai peruntukannya.

“Setelah kita teliti pita cukai yang digunakan tidak sesuai peruntukkan. Semisal, pita cukai rokok kretek digunakan untuk rokok filter,” jelas dia. Ditambahkan Waluyo, sales SL mendapatkan ribuan rokok bodong itu diduga keras diproduksi secara massal di wilayah Jawa Timur. (Dsh)

 

 

BERITA REKOMENDASI