Sayuran Pedagang Dikirim ke Rumah Warga Jalani Isolasi

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pedagang Pasar Karangpandan mengirimkan sayuran segar ke warga Kecamatan Jumantono yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Gerakan ini spontanitas para pedagang bersama sukarelawan Karangpandan (Rendan).

“Relawan dari Jumantono, mas Wiyanto atau Wiwid menceritakan kondisi di sana. Isoman terbanyak di Desa Sedayu. Informasi itu diteruskan ke Pak Eko dan Mas Warji ke warga Karangpandan. Ternyata respons luar biasa. Enggak hanya pedagang yang ikut nyumbang sayuran. Tapi juga warga sekitar yang punya kebun. Mereka membabat nangka muda dan ketela, lalu dimasukkan ke mobil Rendan,” jelas Koordinator Rendan dalam Gerakan Suplai Logistik ke Isoman Jumantono, Ade Irawan, Senin (28/06/2021).

Para pedagang pasar tradisional di Karangpandan itu bergegas mengumpulkan sebagian sayuran dari lapaknya. Kemudian mengemasnya dengan plastik transparan dan mengangkutnya ke mobil van Rendan.

Tak butuh waktu lama mobil yang parkir di pelataran pasar Karangpandan itu penuh berbagai sayuran. Seperti brokoli, nangka muda, kacang panjang, wortel sampai daun pepaya. Warga sekitar yang memiliki kebun juga ikut bersedekah tanaman pangan.

“Penularan Covid-19 di Jumantono membuat warga yang terpapar, harus isolasi mandiri. Mereka butuh asupan nutrisi selama tidak bekerja. Ini yang membuat kami bergerak untuk menggalang bantuan. Lewat toa masjid pasar pada Minggu sore (27/6), relawan mengajak pedagang ikut bersedekah. Adanya sayur, ya sayur yang diberikan,” katanya.

Sekitar 65 paket aneka sayuran dari mobil Rendan diturunkan ke posko relawan di Jumantono. Perjalanan dari Pasar Karangpandan ke Jumantono yang berjarak sekitar 17 kilometer relatif lancar. Berbekal data by name dan by addres warga isolasi mandiri, bantuan itu diantar sampai ke pintu rumah sasaran.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, jumlah positif Covid-19 di Jumantono 55 orang per Minggu (27/06/2021). Terbanyak di Desa Sedayu, yakni 34 orang.

Menurut Ade, bukan kali pertama warga dan pedagang Karangpandan menyumbang sayuran dalam misi sosial. Hasil bumi tersebut diantar ke berbagai lokasi dapur umum di lokasi terjadi bencana alam.

“Pedagang sudah sigap apa yang harus dilakukan. Punyanya dagangan sayuran, ya itu yang diperbantukan,” pungkasnya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI