Sebelum Desember 2018, Warga Solo Terlindungi Jaminan kesehatan

SOLO, KRJOGJA.com – Seluruh warga Solo, diproyeksikan telah terlindungi dengan jaminan kesehatan, baik yang dibiayai pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, perusahaan swasta, maupun mandiri. Hingga saat ini, cakupan layanan jaminan kesehatan, setidaknya telah mencapai 79 persen dari populasi penduduk Kota Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Siti Wahyuningsih, Kamis (13/07/2017) mengungkapkan cakupan layanan jaminan kesehatan sebesar 79 persen tersebut hanya meliputi penerbitan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibiayai pemerintah pusat, Pemprov Jateng, serta Pemkot Solo. Sedangkan data kepesertaan jaminan kesehatan yang dibiayai secara mandiri ataupun perusahaan swasta, sejauh ini belum terverifikasi.

"Mudah-mudahan 21 persen warga yang tidak terfasilitasi jaminan kesehatan yang pemerintah dari pusat hingga daerah, sudah mengantongi jaminan serupa atas biaya pribadi ataupun instansi tempat bekerja masing-masing," jelasnya. 

Dari besaran cakupan layanan jaminan kesehatan seperti itu, dia optimis, sebelum Desember 2018, seluruh warga Solo telah terlindungi jaminan kesehatan, sebagaimana diamanatkan dam Undang-undang (UU) Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (Hut)

BERITA REKOMENDASI