Sebrangi Sungai, Bocah Tewas Terbawa Arus

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Berniat ingin menyeberangi sungai, seorang bocah asal Dukuh Klebrekan Rt 04/Rw I Desa Tamansari, Kerjo, Wafiq Mustafa (12) malah meregang nyawa, Minggu (27/11) siang. Tubuhnya tersapu arus sungai tersebut sampai sejauh enam kilometer.

Kapolsek Kerjo AKP Y Subandi mengatakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di Sungai Kedungsulur yang berada di wilayah Mojogedang sekitar dua jam setelah tercebur di Sungai Kedungkomplak wilayah Kerjo. Puluhan sukarelawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR dan Forum Komunikasi Penanggulangan Bencana (FKPB) diterjunkan menyisir alur sungai tersebut.

“Tubuh korban terbawa arus sampai ke hilir sejauh enam kilometer dari titik terakhir terlihat. Di sana tubuhnya ditemukan oleh sukarelawan,” jelas Kapolsek.

Menurut cerita para saksi, korban bermain dengan dua teman sebayanya bernama Nurohman (13) dan Ifan (11) di bantaran Kedungkoplak. Melihat ranumnya buah mangga di seberang sungai, ketiganya berniat memetiknya untuk dibawa pulang. Singkat cerita, tiga bocah ini nekat membelah sungai saat sedang deras-derasnya tanpa perlindungan. Wafiq memimpin di depan sedangkan dua temannya berada di belakang. Semakin ke tengah, arus sungai tersebut mendorong tubuh Wafiq sampai terlepas dari keseimbangan. Meski dua bocah itu berusaha menolong, namun sia-sia.

“Mereka sempat menyodorkan bambu ke Wafiq. Namun arusnya sangat kencang dan Wafiq terempas begitu saja. Dua bocah itu lantas mengadu ke warga sekitar dan diteruskan ke polisi,” ujar Kapolsek.

Hasil pemeriksaan tim medis tidak menunjukkan tanda penganiayaan pada tubuh korban. Ia meninggal murni akibat kecelakaan. Kemudian, polisi menyerahkan jenazahnya ke keluarga agar segera dimakamkan. (R-10)

 

BERITA REKOMENDASI