Sediakan 3000 Loker, Job Fair Sragen Diserbu Pencari Kerja

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Ribuan pencari kerja menyerbu Job Fair yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen di Gedung Kartini, Selasa (19/07/2022). Tidak kurang 3000 lowongan kerja (Loker) berbagai perusahaan tersedia di job fair yang sempat absen dua tahun akibat pandemi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen, Yulianto mengatakan, job fair akan digelar selama dua hari ke depan dan diikuti sebanyak 29 perusahaan. “Tersedia 3000 loker dan antusias pencari kerja sangat tinggi. Kami terpaksa mengatur antrian agar tidak terlalu membludak,” ujarnya.

Menurut Yulianto, ribuan lowongan yang tersedia itu berasal dari berbagai sektor usaha. Mulai dari sektor garmen, kesehatan, retail, bahan bangunan, hingga transportasi. Lowongan yang dibuka bervariasi mulai dari lulusan SMP, SMA atau SMK hingga sarjana. Seperti tenaga operator, hingga peluang bekerja di luar negeri.

Salah satunya adalah pabrik bata ringan terbesar di Jateng yakni PT Superior Prima Sukses atau Blesscon hingga pabrik tekstil kelas internasional di Sukoharjo yakni Sri Rejeki Isman atau Sritex. Job fair yang dibuka resmi Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati ini ditargetkan bisa dihadiri 4.000 pengunjung dan terserap di lowongan yang tersedia.

Untuk memudahkan pengunjung yang ingin langsung mendaftar lowongan, pihaknya akan mengalihkan layanan pengurusan administrasi ke lokasi job fair. Seperti pengurusan AK1 atau kartu kuning akan disiapkan di lokasi pameran.

Diharapkan para pengunjung yang berminat mendaftar kerja, sudah mempersiapkan berkas lamaran seperti Curiculum Vitae atau daftar riwayat hidup, ijazah, KTP hingga sertifikat keahlian. “Sampai saat ini yang sudah daftar online ada 1.000 orang. Jadi bisa daftar online dan nanti ada QR code. Semuanya gratis dan terbuka untuk pencari kerja dari manapun,” tandasnya.

Yulianto menambahkan, jumlah angkatan kerja di Sragen saat ini tercatat sebanyak 240 ribu orang. Dari angka tersebut 24 ribu di antaranya adalah angkata kerja yang belum bekerja alias pengangguran. “Job fair kali ini sangat ditunggu masyarakat, apalagi dua tahun agenda ini sempat terhenti karena pandemi,” tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI