Segera Dikosongkan, Pemkot Solo Layangkan SP Satu

SOLO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama kepada 23 warga penghuni Tanah Hak (HP) Nomor 105 di kawasan Jebres, menyusul pendekatan persuasif yang dilakukan sejak beberapa waktu lalu, tak direspon positif. 

Mereka diminta segera membongkar bangunan rumah masiong-masing, sebab lahan milik Pemkot Solo tersebut akan dimanfaatkan untuk perluasan Solo Techno Park (STP).

Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sutarja menjawab wartawan, di Balaikota, Selasa (27/03/2018) mengungkapkan jika SP pertama tidak digubris, akan dilanjutkan dengan pengiriman SP kedua dan ketiga.

"Dengan rentang waktu sesuai aturan yang berlaku. Jika SP ketiga tak juga diindahkan, menurutnya, terpaksa  dilakukan pembongkaran paksa, sebab keberadaan hunian tersebut tergolong ilegal."

Dia menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sebenarnya sudah menawarkan solusi dengan memberikan bantuan uang bongkar dan transportasi. Sedangkan warga pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Solo, difasilitasi untuk berpindah ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jurug. 

"Mereka bersikukuh tetap bertahan menempati tanah HP Nomor 105 dengan berbagai dalih. Bahkan ketika mereka kami undang untuk melakukan negosiasi, tak satu pun arga bersedia hadir," ujarnya.

Sejauh informasi yang diperolehnya, Sutara menyebutkan, sebagian warga penghuni HP 105, sebenarnya berniat segera mengosongkan lahan, hanya saja mereka merasa 'ewuh pekewuh' dengan warga lain yang memilih tetap bertahan di lokasi tersebut. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI