Sekdes Dituntut Kuasai Kemajuan IT

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Pelatihan sistem keuangan desa (Siskeudes) melibatkan 324 sekretaris dan perangkat desa di 17 kecamatan, Selasa-Jumat (13-16/12/2016). Penguasaan teknologi informasi merupakan hal wajib bagi mereka, khususnya dalam mengelola Siskeudes. Hal itu diungkapkan Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan, Nunung Susanto di hadapan peserta pelatihan angkatan I di Sondokoro, Tasikmadu, Rabu (14/12/2016).

“Sekdes wajib menguasai informasi tentang desa. Terutama APBDes, dimana tahun depan bakal mencapai anggaran Rp 1 miliar-Rp 2 miliar per desa. Dituntut menguasai IT (teknologi informasi) sehingga harus disesuaikan kualitas SDM-nya,” terangnya.

Plt Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Zulfikar Hadidh menambahkan, 324 peserta pelatihan dibagi angkatan I terdiri 162 peserta dari sekdes dan petugas IT pemerintah desa dan angkatan II dengan sasaran sama dari desa lainnya. Adapun pemberian materi difokuskan pengenalan dan pemantapan tugas pokok dan fungsi jabatan sesuai susunan organisasi kerja (SOT).

“Sebelum mereka menerapkan langsung, perlu dimantapkan dulu dengan pelatihan ini. Meski, sebagian sudah mengikuti kegiatan serupa yang didampingi BPKP,” jelasnya.

Zulfikar mengatakan, implementasi Siskeudes oleh sekdes dan perangkat di masa awal akan dipandu administratur program Siskeudes dari pemerintah kabupaten dan pemerintah kecamatan. Zulfikar mengakui tidak semua peserta pelatihan Siskeudes mengasai materi. Namun pada prinsipnya, Siskeudes berbasis IT memudahkan pengguna program menyusun anggaran dan memenuhi aspek kontrol.

Menurutnya, Siskeudes yang dipakai sekarang ini sesuai rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang didesain sederhana namun mengakomodasi seluruh postur anggaran di desa. “Jika ada kegiatan spesifik bisa dikonsultasikan ke admin sistem di kecamatan dan perwakilan BPKP,” jelasnya. (R-10)

BERITA REKOMENDASI