Sekolah di Sukoharjo Berencana Uji Coba PTM

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) sekolah terbatas akan dilaksanakan di Sukoharjo mulai tingkat bawah hingga atas. Pemkab Sukoharjo sudah meminta pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan persiapan sarana dan prasarana di sekolah yang ditunjuk. Pelaksanaan nanti tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi mencegah penyebaran virus Corona.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Sabtu (28/8) mengatakan, Pemkab Sukoharjo berencana menyiapkan uji coba PTM di sekolah. Persiapan dilakukan setelah ada izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setelah melihat kondisi perkembangan di Kabupaten Sukoharjo.

Pemkab Sukoharjo sudah meminta pada Disdikbud Sukoharjo untuk melakukan persiapan uji coba PTM tersebut. Persiapan dilakukan berkaitan dengan pemenuhan sarana dan prasarana di sekolah. Disdikbud Sukoharjo sendiri akan menunjuk sekolah mana saja yang akan menggelar uji coba PTM.

Disdikbud Sukoharjo akan melakukan persiapan secara matang dengan pengecekan langsung ke sekolah. Tim dari pihak terkait termasuk melibatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo akan mendatangi sekolah untuk melihat kelengkapan sarana dan prasarana uji coba PTM sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Persiapan tidak kalah penting harus dilakukan berkaitan dengan kebutuhan pendukung uji coba PTM sesuai protokol kesehatan. Sebab pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas di sekolah nanti masih dalam kondisi pandemi virus Corona.

“Uji coba PTM akan dilaksanakan dua tahap dimana setiap tahap selama dua pekan dan dilakukan evaluasi pada setiap tahap,” ujarnya.

Widodo menjelaskan, dalam pelaksanaan uji coba PTM pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) menjelaskan untuk tingkat PAUD tiap kelas maksimal dibatasi lima orang, SD/SMP/MTs maksimal 18 orang, SMA/SMK maksimal 18 orang, SLB lima orang. Tiap pelajaran 30 menit dimana dalam satu hari maksimal empat jam tanpa istirahat.

Pada pelaksanaan uji coba PTM tahap pertama tiap sekolah hanya dua rombongan belajar saja dan dilakukan dengan sistem bergantian. Pengaturan ketat juga dilakukan berkaitan meja dan kursi yang akan digunakan siswa belajar di ruang kelas. Meja dan kursi diberi jarak sekitar 1,5 meter.

Sekolah juga diminta melarang kantin buka atau tetap tutup demi menghindari siswa berkerumun. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.

BERITA REKOMENDASI