Sekolah Tinggi Hindu Dharma Tawarkan Pendidikan Gratis Perguruan Tinggi

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – SMK Negeri Jenawi (SNJ) menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan Sekolah Tinggi Hindu Dharma (STHD) Klaten perihal praktik kerja mengajar (PKM) dan penyerahan mahasiswa magang. Keduanya institusi pendidikan ini menawarkan program menarik bagi para lulusannya.

Dalam penandatanganan MoU di SMKN Jenawi, Senin (6/9) disebutkan, PKM dimaksudkan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa STHD dalam mempraktikkan ilmu yang telah diperolehnya.

“Di STHD memiliki 3 jurusan yaitu Jurusan Keguruan dan Pendidikan, Jurusan Dharma Duta, Jurusan Seni dan Budaya yang terdiri dari 7 prodi yaitu Pendidikan Agama Hindu, Ilmu Komunikasi, PGSD, PGPAUD, Ilmu Ekonomi, Seni dan Karawitan Jawa, Pariwisata dan Budaya. Kami berharap para mahasiswa dari STHD diterima dengan baik selama magang mengajar di SMKN Jenawi,” kata Rektor STHD Klaten, Sugiman, S. Ag, M. Si.

Ia memastikan STHD siap membantu dan menfasilitasi Lulusan SMK Negeri Jenawi untuk bisa kuliah di kampusnya tanpa pungutan biaya pendidikan atau gratis. Selain itu juga siap menanggung dan memberikan beasiswa, biaya hidup dan asrama gratis.

“Kami sangat berharap terus bisa bekerjasama dengan SMK Negeri Jenawi untuk membangun pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu Kepala SMKN Jenawi, Sri Eka Lelana mengatakan tawaran STHD perihal pendidikan gratis bagi lulusannya disambut apresiasi. Sejauh ini, empat lulusannya berhasil masuk ke perguruan tinggi tersebut. Ia berharap kerjasamanya dapat ditingkatkan ke program lainnya.

“Kami sangat berharap dapat meningkatkan kerjasama ini dalam bentuk yang lain , diantaranya adalah program ‘Fast Track’ pada SMK menuju Diploma 2 (D2) dengan hanya menempuh 1,5 tahun pada jenjang Diploma 2 (D2) yang merupakan salah satu program unggul Itjen Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.

Selain itu SMKN Jenawi mengajak STHD bersama – sama membangunkan pura bagi peserta didik beragama Hindu di sekolah.

“Ada 25 siswa beragama Hindu di SNJ. Harapannya, mereka bisa beribadah di sekolah,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI