Sektor Pendidikan Perlu Langkah Strategis

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Sektor pendidikan harus ada langkah-langkah strategis terkait pelaksanaan pembelajaran di masa transisi pandemi Covid 19. Jika tidak ada persiapan matang sejak awal, dimungkinkan akan terjadi loss generation atau bahkan education death (kepunahan pendidikan).

“Dalam arti pendidikan sebagai sebuah proses yang membersamai pembelajaran tidak hadir secara nyata (induktik) atau bahkan punah sama sekali,” kata Dr Anam Sutopo, staf pengajar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (25/12/2020).

Anam menyebut kerja keras para guru selama inil patut diapresiasi. Di tengah pembatasan sosial akibat wabah covid-19, mereka tetap semangat mengejar dan mengajar ilmu pengetahuan. Hampir tidak ada yang menyangka, wajah pendidikan akan berubah drastis. akibat pandemi Covid-19.

Sedangkan, konsep sekolah di rumah (home-schooling) tidak pernah menjadi arus utama dalam wacana pendidikan nasional. Meski makin populer, penerapan pembelajaran online (online learning) yang selama ini terbatas pada Universitas Terbuka, program kuliah bagi karyawan di sejumlah universitas dan kursus-kursus tambahan (online courses).

Tapi, kebijakan physical distancing untuk memutus penyebaran wabah, memaksa perubahan dari pendidikan formal di bangku sekolah menjadi belajar dari rumah, dengan sistem online. Padahal sistem pendidikan online harus diakui tidak mudah. Di samping butuh disiplin pribadi untuk belajar secara mandiri, juga perlu fasilitas dan sumber daya yang mesti disediakan.

Meburut Anam, tidak sedikit peserta didik tak mendapatkan hasil pembelajaran secara maksimal. Baik dari materi pelajaran maupun penugasan-penugasan yang diberikan tenaga pendidik selama pandemi Covid-19 ini berlangsung. (Qom)

BERITA REKOMENDASI