Seleksi Perdes Kembali Disorot, Nama Calon Pemenang Beredar

SRAGEN, KRJOGJA.com – Seleksi calon perangkat desa (Perdes) di Kecamatan Karangmalang, Sragen, kembali jadi sorotan. Menjelang tahapan ujian, sudah beredar nama-nama calon pemenang. List nama pemenang yang akan mengisi kursi jabatan perdes sudah beredar luas di kalangan masyarakat dan jadi perbincangan. Rumor itu beredar di beberapa desa yang menggelar seleksi perdes, di antaranya Desa Puro dan Jurangjero.

Salah satu tokoh asal Karangmalang sekaligus aktivis LSM Tim Operasional Penyelamatan Aset Negara RI (Topan-RI), Agus Triyono, Kamis (13/1/2022) mengaku banyak menerima aduan warga terkait beredarnya rumor calon pemenang itu. Meski baru sebatas prediksi dan belum bisa dipastikan kebenarannya, isu calon pemenang cukup meresahkan tidak hanya bagi peserta seleksi namun juga menjadi sorotan warga.

“Seperti di Puro, sudah beredar rumor ada calon-calon yang dalam tanda kutip jadi calon pilihan. Rumor itu beredar lewat WA dan beberapa waktu terakhir jadi perbincangan warga. Terlepas benar atau tidaknya, yang jelas kami berharap rumor itu bisa menjadi peringatan bagi panitia untuk benar-benar bisa menyelenggarakan seleksi secara transparan, jujur tanpa ada permainan,” ujarnya.

Di Desa Puro, seleksi Perdes dibuka untuk tiga formasi yakni Kasi Perencanaan, Kaur Keuangan dan Kasi Pemerintahan. Sementara rumor yang sudah ramai beredar di masyarakat, ada tiga inisial calon yang diprediksi bakal melenggang.

Agus menyampaikan kemunculan rumor itu harus menjadi perhatian semua pihak. Terlebih berkaca pada beberapa desa sebelumnya, tak sedikit yang berujung polemik lantaran hasil akhirnya ternyata tidak meleset dari rumor yang sebelumnya beredar.

Rumor calon pingitan juga mulai berembus di Desa Jurangjero. Warga dan sejumlah peserta juga mulai terusik dengan beredarnya kabar adanya calon pingitan di desa ini. Karenanya, Agus mewanti-wanti panitia dan LPPM yang digandeng sebagai pihak ketiga untuk menjaga integritas dengan tidak bermain-main dalam penyelenggaraan seleksi.

Sebab jika sampai terjadi kecurangan atau penyimpangan, maka dikhawatirkan bisa memicu gejolak sosial masyarakat. Pihaknya juga akan mengawal pelaksanaan seleksi di beberapa desa di wilayah Kecamatan Karangmalang yang dijadwalkan akan menggelar ujian dalam beberapa hari ke depan.

“Kami dengar memang ada nama-nama tertentu yang sudah diprediksi akan jadi. Antara percaya dan tidak, tapi harapan kami semoga seleksinya benar-benar bisa digelar secara jujur, adil dan transparan. Kalau pun menang, menangnya benar-benar karena kemampuan. Bukan karena ada sesuatu atau faktor lain. Sehingga yang kalah pun bisa legawa,” ujar S, salah satu peserta seleksi Perdes di Jurangjero.

BERITA REKOMENDASI