Seleksi Putra Putri Lawu 2020, Fokus Mengedukasi New Normal di Bidang Pariwisata

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Para kandidat Putra Putri Lawu 2020 dituntut menguasai teknologi informasi dan kemampuan mengedukasi tatanan normal baru di bidang pariwisata. Mereka diandalkan menjadi agen perbaikan perilaku hidup sehat dan bersih.

“Mereka harus menjadi contoh edukatif dalam new normal. Itu kita tekankan untuk kriteria dan pemikiran berbeda para peserta. Situasi sekarang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kita tekanan juga apa perbedaannya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawot kepada KRJOGJA.com, Selasa (7/7/2020).

Para peserta ajang pemilihan Putra Putri Lawu itu menjalani masa pembekalan hingga seleksi tertulis dan wawancara selama dua hari mulai Senin (6/7/2020) di aula Terminal mBangun Makutarama Karangpandan. Sebanyak 35 peserta mengikutinya.

Diakuinya, jumlah peserta pada tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu yang hampir 100 orang. Namun demikian, ia berharap para peserta tersebut memiliki kualitas lebih baik. Terlebih, mereka berkeinginan kuat menjadi duta wisata Kabupaten Karanganyar meski di masa pandemi Covid-19. Dalam penjaringannya, Disparpora membuka pendaftaran secara daring.

BERITA REKOMENDASI