Sembilan Motor Ditelantarkan di Area Balap Liar

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – Satlantas Polres Karanganyar mengamankan sembilan unit sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya di jalan raya Solo-Sragen, tepatnya di depan SPBU Waru, Kebakkramat, Sabtu (10/4) dini hari. Diduga kuat, pemiliknya berkaitan aksi balap liar di area itu. Mereka tak sempat menaiki sepeda motornya karena khawatir keburu polisi datang.

“Kami mendapat laporan masyarakat, pengguna jalan mengenai adanya indikasi balap liar di SPBU Waru atau Grompol. Anggota kami yang ada di Pos Sroyo dan petugas kebakkramat bergeser ke tempat tersebut dan berniat membubarkan balap liar yang dilakukan anak-anak muda,’’ kata KBO Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu Setiabudi kepada wartawan, Minggu (11/4).

Awalnya, petugas memang berencana membubarkan balap liar di depan SPBU Grompol, Kebakkramat, sekitar pukul 03.00 WIB. Mobil patroli melaju lambat ke lokasi tanpa menyalakan rotator dan sirine. Namun belum sampai ke sana, pebalap liar dan para penontonnya kabur. Diduga, mereka sudah mendapat informasi keberadaan polisi sejak dari kejauhan. Sudah terlanjur ketahuan, polisi langsung mempercepat laju patroli sambil menyalakan rotator dan surine.

Anggoro mengatakan, aksi balap liar di area itu diduga sering dilakukan. Meski demikian, polisi sulit menangkap basah mereka.

“Ada yang berjaga dari lokasi yang jauh. Itu dugaan kami. Saat polisi mau mendekat, sudah ada kode dari rekannya. Tiba-tiba saja bubar saat polisi datang,” katanya.

Menurutnya, balap liar di jalan raya sangat membahayakan jiwa pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Dicurigai lima lokasi sering dipakai yakni depan SPBU Waru, Ringroad Mojosongo, Popongan, Jambangan, dan sekitar Waduk Lalung.
Mengenai sembilan sepeda motor yang diamankan, ia mempersilakan pemiliknya mengambil di kantor Satlantas. Ia menduga, mereka penonton balap liar.

“Mungkin kocar-kacir. Lalu bonceng daripada mengambil motor dengan risiko tertangkap polisi. Aksi balap liar sangat dilarang apalagi ramadan nanti,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI