Seribuan Pemudik Sudah Masuk Sukoharjo

Editor: KRjogja/Gus

DPRD Sukoharjo memberikan perhatian serius kedatangan pemudik dengan meminta pada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk aktif melakukan pemantauan. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi penambahan kasus positif virus Corona dampak dari mudik Lebaran.

“Sudah ada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dibantu petugas terkait lain. Tapi masyarakat juga punya peran sama membantu pemerintah,” lanjutnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, jumlah pemudik yang datang atau masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo belum bisa dipastikan angkanya. Sebab dimungkinkan terjadi perubahan data setiap hari karena adanya aktivitas pergerakan pemudik masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo.

“Angkanya masih dalam perhitungan karena terus bergerak. Tapi data sementara sekitar 1.000 orang ada. Pemudik ini datang dari berbagai daerah dan akan terus dipantau dan dicek petugas,” ujarnya.

Yunia mengatakan, pemantauan dilakukan dengan memantau langsung kedatangan dan proses karantina pemudik di rumah masing masing. Sedangkan pengecekan dilakukan terhadap kondisi kesehatan serta kelengkapan surat sehat seperti hasil rapid test antigen.

“Meski pemudik membawa hasil rapid test antigen dengan hasil negatif virus Corona. Tetap wajib karantina dan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan ulang untuk memastikan kondisi sehat dan tidak terpapar virus Corona sehingga rawan menyebar di Sukoharjo,” lanjutnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memperkirakan gelombang kedatangan pemudik masih akan terjadi di Sukoharjo minimal hingga 6 Mei atau bersamaan dengan awal penerapan kebijakan pemerintah pusat soal larangan mudik Lebaran. Para pemudik nekat datang dan dikatakan Yunia memiliki tingkat risiko penularan.

“Pemudik yang datang dari daerah zona merah tentu sangat rawan menyebarkan virus Corona. Berbeda apabila pemudik datang dari daerah zona hijau,” lanjutnya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Budi Santoso, mengatakan, proses pendataan pemudik masih dilakukan oleh masing masing pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan. Pemkab Sukoharjo belum mengetahui berapa akumulasi pemudik yang sudah masuk wilayah Sukoharjo. Kondisi tersebut juga membuat Pemkab Sukoharjo belum mengetahui kondisi masing masing pemudik yang sudah masuk wilayah Sukoharjo.

BERITA REKOMENDASI