Sistem Pendaftaran Online, Pasien Semakin Mudah Berobat

SOLO, KRJOGJA.com – BPJS Kesehatan wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta siap mengembangkan sistem pendaftaran pasien secara online di sejumlah rumah sakit. Inovasi ini sebagai upaya menekan terjadinya antrean panjang pasien di rumah sakit sekaligus memangkas masa tunggu pasien.

Semua tahu dengan pendaftaran secara manual, sejak Subuh pasien sudah harus datang ke rumah sakit. Dengan adanya inovasi pendaftaran online, nantinya pasien bisa mendaftar dan booking dari rumah melalui smartphone. Dengan inovasi ini nanti tidak terlihat lagi adanya antrean panjang pasien dan menumpuk.

Dr Aris Jatmiko MM AAK, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jateng dan DIY menjelaskan itu di sela kegiatan Implementasi Bridging SIMRS-VCLAIM dan Penerbitan SEP Mandiri di aula RSUP dr Soeharso, Kamis (29/3/2018). Ia didampingi kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, dr Agus Purwono MM AAK.

Seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Jateng DIY sekitar 337 tahun ini diupayakan bisa online. Untuk tahap pertama ada tiga rumah sakit yang sudah siap online yakni RSUP Dr Karyadi Semarang, RSOP Dr Soeharso Solo dan RSUP Suradji Tirtonegoro Klaten.

"Pada bulan April nanti tiga rumah sakit vertikal itu kami harapkan sudah bisa online," tutur dr Aris. Berikutnya menyusul RSUD dr Moewardi Solo dan rumah sakit di daerah lain seperti Purwokerto serta Rumah Sakit Jiwa, Rumah Sakit Paru Paru. Peningkatan pelayanan baik medis maupun non medis itu merupakan tuntutan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi sistem online diikuti 11 rumah sakit. Salah satu pembicara dalam Implementasi Bridging SIMRS-VCLAIM dan Penerbitan SEP Mandiri adalah Direktur Umum dan Operasional RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dr Djoko Windoyo Sp RM. RS dr Sardjito sudah menerapkan sistem pelayanan online.(Qom)

BERITA REKOMENDASI